Penguatan Dakwah di Era Digital, tvMu Siap Perluas Jaringan ke Sumut

Penguatan Dakwah di Era Digital, tvMu Siap Perluas Jaringan ke Sumut
Pertemuan antara PP Muhammadiyah dengan PWM Sumut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Selasa (2/9). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Sumatera Utara (Sumut) menjadi prioritas utama perluasan jaringan siaran TV Muhammadiyah (tvMu) di luar pulau Jawa dalam rangka penguatan dakwah Persyarikatan melalui media televisi, sekaligus menyambut Muktamar ke-49 yang akan digelar pada tahun 2027 mendatang.

Hal itu disampaikan Direktur tvMu, Makroen Sanjaya disela-sela pertemuan antara PP Muhammadiyah dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Selasa (2/9).

“Muhammadiyah di Sumatera Utara ini sangat maju, didorong oleh adanya amal usaha Muhammadiyah seperti UMSU yang luar biasa. Sebagai pusat keunggulan, tentu tvMu harus hadir memfasilitasi dakwah yang lebih luas,” ungkap Makroen.

Ia menegaskan, keberadaan tvMu Studio di Sumut bukan hanya penting secara strategis, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab tvMu sebagai official broadcaster Muhammadiyah, khususnya menjelang Muktamar.

“Muktamar tinggal dua tahun lagi. TVMu wajib hadir lebih luas, lebih sering, dan lebih aktif, tidak hanya lewat konten-konten yang one-off, tapi hadir secara langsung dan berkesinambungan,” tambahnya.

Dengan berdirinya studio tvMu di Sumut, Makroen optimistis dakwah Muhammadiyah akan semakin menyentuh lapisan masyarakat yang lebih luas, baik warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum yang selama ini belum tersentuh secara maksimal oleh dakwah digital Persyarikatan.

“Sumatera Utara menjadi prioritas pertama di luar Jawa. Setelah itu kami akan bergerak ke wilayah lain. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah melalui media televisi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara (Sumut), Hasyimsyah Nasution menyambut baik rencana pendirian TV Muhammadiyah (tvMu) di Sumut sebagai bagian dari penguatan dakwah dan komunikasi organisasi di era digital saat ini.

Menurut Hasyim, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah tidak bisa dihindari, sehingga Muhammadiyah di daerah pun harus menyesuaikan diri agar tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan pesan dakwahnya.

“Ini kan sudah era digital, era informasi dan komunikasi. Kita tidak bisa lagi mengelak atau keluar dari era ini, maka kita sambut rencana ini,” tegas Hasyim.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan kesiapan yang realistis agar kehadiran tvMu Sumut bukan sekadar proyek coba-coba, melainkan betul-betul hadir secara profesional dan berkelanjutan.

“Tentu saja kita mesti berhitung-hitung soal kesiapan kita. Ketika tvMu ini benar-benar tampil, jangan sampai hanya sekadar coba-coba. Kita ingin ini serius dan tidak kalah dari yang sudah lebih dulu muncul,” terangnya.

Hasyim juga mengungkapkan harapan agar siaran tvMu Sumut bisa menjangkau setidaknya 10 daerah, terutama wilayah yang berdekatan dengan Kota Medan, sebagai pusat aktivitas Muhammadiyah di Sumut.

“Mohon doanya, mudah-mudahan dalam waktu dekat, tvMu bisa meliput kegiatan di paling tidak 10 daerah, khususnya yang dekat dengan Medan,” tutupnya.