Perkuat Filantropi Global, UMS Latih Strategi Penggalangan Dana bagi Lazismu Turki

Perkuat Filantropi Global, UMS Latih Strategi Penggalangan Dana bagi Lazismu Turki
Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Kemitraan Internasional (PKM-KI) UMS melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas untuk LazisMu Turki, yang menaungi aktivitas filantropi diaspora Indonesia di Istanbul, Kamis (4/12). Foto: UMS.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring kemanusiaan global dengan mendampingi pengembangan lembaga filantropi berbasis nilai Muhammadiyah di luar negeri.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat – Kemitraan Internasional (PKM-KI), tim dosen UMS melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas untuk LazisMu Turki, yang menaungi aktivitas filantropi diaspora Indonesia di Istanbul.

Program yang diketuai oleh Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., ini berfokus pada dua aspek utama: strategi fundraising dan digitalisasi organisasi.

“LazisMu Turki memiliki peran penting dalam pemberdayaan diaspora. Karenanya diperlukan strategi penghimpunan dana dan tata kelola digital yang lebih sistematis dan profesional,” ujar Muzakar Isa, Kamis (4/12).

Kegiatan yang berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2025 ini melibatkan serangkaian agenda, mulai dari webinar tematik, Focus Group Discussion (FGD), hingga pendampingan teknis pengembangan website organisasi.

Narasumber tidak hanya datang dari UMS dan LazisMu Jawa Tengah, tetapi juga melibatkan Organisasi Wakaf Yedihilal Turki untuk memberikan perspektif internasional dalam pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).

Perwakilan LazisMu Turki menyampaikan apresiasi atas pendampingan ini, yang dinilai memberikan pemahaman praktis serta mendorong peningkatan transparansi dan profesionalitas lembaga melalui transformasi digital.

Melalui program ini, tim UMS berharap dapat mengokohkan peran LazisMu Turki dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial keagamaan secara lebih efektif.

“Tujuan akhirnya adalah memperluas manfaat bagi masyarakat diaspora Indonesia di Turki secara berkelanjutan,” terang Muzakar Isa yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS.

Langkah ini menegaskan komitmen UMS dalam berkontribusi pada penguatan kelembagaan Muhammadiyah di kancah global.