PLN UID Jakarta Raya Kirim Ribuan Material dan Tim Teknis ke Aceh

PLN UID Jakarta Raya Kirim Ribuan Material dan Tim Teknis ke Aceh
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, melepas secara resmi Petugas Pemulihan Kelistrikan yang diberangkatkan untuk membantu percepatan recovery jaringan listrik pasca bencana di Aceh. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengirimkan 11.930 unit/set material distribusi dan memberangkatkan 18 petugas pemulihan kelistrikan untuk mempercepat perbaikan jaringan pasca bencana alam di Aceh. Dukungan ini meliputi material jaringan tegangan menengah, tegangan rendah, hingga sambungan rumah.

Material yang dikirim mencakup Pin Isolator, Suspension Isolator, Top Ties, Jointing SUTM, Joint Sleeve, Cable Schoen, CCO Aluminum, Lightning Arrester, Fuse Link, NH Fuse, hingga Terminating 20 kV berbagai spesifikasi. Seluruh peralatan dikirim untuk memastikan kebutuhan teknis di lapangan terpenuhi tepat waktu dalam proses pemulihan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan bahwa langkah cepat ini menjadi bukti kesiapan PLN dalam menjaga keandalan listrik di wilayah terdampak.

“Kami bergerak cepat mengirimkan material dan petugas terbaik kami untuk mendukung percepatan pemulihan kelistrikan di Aceh,” ujar Andy Adcha, Rabu (3/11).

Ia menambahkan bahwa dukungan material dan tenaga teknis tersebut diharapkan langsung mempercepat proses perbaikan jaringan.

“Seluruh bantuan ini disiapkan untuk memastikan pemulihan dapat berlangsung lebih cepat, sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik bisa segera kembali normal,” lanjutnya.

Dari total 18 petugas, empat di antaranya merupakan pegawai PLN UID Jakarta Raya yang tergabung dalam Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Menengah. Sementara 14 petugas lainnya adalah teknisi yang akan menangani jaringan tegangan menengah, tegangan rendah, sambungan rumah, serta APP.

PLN berharap pengiriman material dan penguatan personel ini dapat mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh dan membantu masyarakat memulihkan aktivitas sehari-hari.