Roni Tabroni Sebut Televisi Digital Dapat Dimanfaatkan Muhammadiyah Sebagai Media Dakwah

Roni Tabroni Sebut Televisi Digital Dapat Dimanfaatkan Muhammadiyah Sebagai Media Dakwah
Tangkap layar acara Gerakan Subuh Mengaji bertajuk

TVMU.TV - Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, Roni Tabroni menyampaikan, perpindahan televisi berbasis analog ke televisi digital atau analog switch off (ASO) dapat dimanfaatkan komunitas seperti Muhammadiyah guna melakukan dakwah.

"ASO atau analog switch off, digitalisasi di televisi yang berbasis terestrial yang menggunakan frekuensi publik sebenarnya kalo kita mau memanfaatkan inilah hajatnya Muhammadiyah," ujarnya dalam acara Gerakan Subuh Mengaji, Rabu (15/6).

"Kenapa, karena televisi-televisi nasional yang berbasis industri yang kita sebut Tv nasional kira-kira begitu, sebenernya mereka tidak siap menghadapi era digitalisasi mereka melakukan ASO, mereka setengah hati, bahkan untuk mengatakan tidak siap," lanjutnya.

Selain itu, Roni mengatakan, ASO ini menjadi angin segar bagi televisi regional untuk medapatkan kesempatan yang sama dengan televisi skala nasional saat ini. Sedangkan yang membedakannya adalah penontonnya.

"Nanti setiap televisi akan kembali ke komunitasnya, karena tidak ada lagi Tv yang disebut nasional, yang ada Tv yang berbasis daerah, dengan konten daerahnya masing-masing, dengan kualitas yang sama mau studionya kecil segede gambreng puluhan lantai sama kualitasnya," jelasnya.

Dengan demikian, Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) ini mengungkapkan bahwa nantinya yang menjadi penentu dalam televisi digital tersebut yakni kualitas konten yang disajikan terhadap penonton.

"Oleh karena itu yang paling menentukan adalah kualitas konten, yang kedua komunitasnya dan ini salah satunya milik Muhammadiyah (tvMu). Karena sebenarnya perusahaan-perusahaan media itu kan sebenernya tidak punya komunitas penonton, oleh karena itu mereka menyajikan apa saja yang penonton suka yang tidak mendidikpun mereka sajikan yang penting di tonton," tuturnya.