Syafiq A. Mughni Minta PTMA Terus Berinovasi demi Kemajuan Bangsa

Syafiq A. Mughni Minta PTMA Terus Berinovasi demi Kemajuan Bangsa
Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni/ Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Syafiq A. Mughni menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) mengemban misi strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, seluruh PTMA dituntut terus berkembang, memperkuat kualitas layanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama kemajuan institusi.

Pesan tersebut disampaikan Syafiq saat memberikan sambutan pada Wisuda ke-47 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang berlangsung di Kampus I UMSIDA, Jalan Mojopahit, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Syafiq, sejak berdiri UMSIDA telah menempatkan mahasiswa bukan sekadar sebagai peserta didik, melainkan amanah dari orang tua yang harus dibimbing dan dididik secara optimal.

“Karena itulah perlu kita jaga bersama trust dari masyarakat ini. Kalau sebuah lembaga telah kehilangan trust maka ada tanda-tanda kemunduran yang jelas,” katanya.

Ia menegaskan, kepercayaan publik merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan dan kemajuan perguruan tinggi. Oleh sebab itu, seluruh sivitas akademika perlu menjaga kualitas pendidikan, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain menjaga kepercayaan publik, Syafiq menyebut kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama yang menentukan daya saing PTMA. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan peningkatan mutu layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di lingkungan UMSIDA untuk terus membangun budaya kerja yang harmonis melalui semangat kebersamaan, musyawarah, dan kolaborasi dalam mengembangkan perguruan tinggi.

Di bidang tata kelola kelembagaan, Syafiq menilai Muhammadiyah sejak awal telah menanamkan prinsip good governance yang harus terus diterapkan dalam pengelolaan perguruan tinggi. Tata kelola yang profesional, akuntabel, dan transparan dinilai menjadi salah satu kunci agar PTMA mampu berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara kepercayaan publik, SDM yang unggul, dan tata kelola yang profesional akan mempercepat kemajuan institusi pendidikan tinggi Muhammadiyah.

“Apa-apa yang dimiliki Muhammadiyah tentu dipersembahkan bagi bangsa kita. Kita ingin bangsa kita maju. Kita tahu banyak tantangan yang sedang dihadapi bangsa kita,” ungkapnya.

Syafiq berharap kiprah Muhammadiyah melalui jaringan PTMA semakin memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan bangsa.

Saat ini, Muhammadiyah mengelola lebih dari 160 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan pendidikan tinggi tersebut menjadi salah satu pilar utama Persyarikatan dalam mengembangkan pendidikan, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.