UMJ Bagikan Ratusan Santunan dan Zakat Fitrah bagi Yatim dan Dhuafa
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyalurkan santunan kepada 472 anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial yang digelar di Masjid At-Taqwa UMJ, Kamis (12/3/2026). Program ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman di lingkungan civitas akademika.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid At-Taqwa UMJ bekerja sama dengan Lazismu UMJ. Dana santunan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari civitas akademika dan para donatur.
Para penerima manfaat atau mustahik berasal dari berbagai kalangan, di antaranya tenaga penunjang kampus, lembaga sosial, ranting Muhammadiyah, warga binaan pengurus masjid, serta masyarakat di sekitar lingkungan kampus.
Ketua DKM Masjid At-Taqwa UMJ, Dr. Adi Mansah, M.A. menjelaskan bahwa pada Ramadan tahun ini pihaknya menyalurkan ratusan paket santunan kepada para penerima manfaat.
“Pada tahun ini terdapat 472 paket santunan yatim dan dhuafa dengan nominal Rp200 ribu per paket yang akan disalurkan. Selain itu, terdapat 381 paket zakat fitrah dengan nominal Rp150 ribu per paket,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada berbagai pihak, termasuk Panti Asuhan Muhammadiyah Tasikmalaya, Sayap Ibu, PCM Pengembangan Jakarta Barat, Tanah Abang Depok, PNM Leuwiliang Bogor, warga binaan DKM Masjid At-Taqwa, masyarakat sekitar kampus, serta anak yatim dan dhuafa dari kalangan tenaga penunjang.
“Mudah-mudahan seberapa pun yang disalurkan, insyaallah menjadi keberkahan baik bagi para donatur maupun mustahik,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan tradisi baik yang terus dijaga oleh UMJ dari waktu ke waktu.
“Tradisi yang baik ini selain menjadi amanah dari pimpinan terdahulu, juga merupakan perintah Allah sebagaimana yang terdapat dalam Surah Al-Ma’un. Angka 500 mungkin bisa terasa banyak atau sedikit, tetapi yang terpenting adalah kebermanfaatannya,” ujar Ma’mun.
Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, program santunan ini diharapkan dapat memperkuat semangat berbagi di bulan Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat sekitar.