UMJ Tegaskan Komitmen Tata Kelola Berbasis Kinerja
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perguruan tinggi berbasis target dan kinerja melalui penandatanganan Kontrak Kinerja Indikator Kinerja Utama (IKU).
Kegiatan ini digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ, Rabu (21/01/2026), dan diikuti seluruh pimpinan struktural universitas.
Rektor UMJ, Ma’mun Murod menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kinerja IKU bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud komitmen kepemimpinan dalam mencapai target strategis universitas. Menurutnya, IKU menjadi tantangan nyata bagi seluruh pimpinan, mulai dari tingkat rektorat hingga fakultas dan unit kerja.
“Capaian IKU UMJ selama ini relatif sudah cukup baik. Ke depan, UMJ akan menerima target-target baru yang harus diemban oleh seluruh pimpinan. Salah satu target kuantitatif yang terus diupayakan adalah peningkatan 80 persen akreditasi program studi unggul,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ma’mun juga mengungkapkan bahwa UMJ telah memperoleh amanah secara legal untuk mengelola lahan seluas 10 hektare di Tulang Bawang, Lampung. Ia merencanakan kegiatan perdana di kawasan tersebut setelah Idulfitri dan berharap keterlibatan seluruh pimpinan struktural UMJ dalam pengembangannya.
Apresiasi atas kinerja UMJ disampaikan Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMJ Abdul Hamid Cebba. Ia menilai kemajuan UMJ yang pesat, termasuk capaian sekitar 50 persen program studi berakreditasi unggul, merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Terkait IKU, Pak Rektor telah mengembangkan sistem pengukuran kinerja yang komprehensif, yaitu IKU untuk pimpinan, IKD untuk dosen, dan IKI untuk tenaga kependidikan. Sepanjang yang saya survei, UMJ merupakan satu-satunya PTMA yang memiliki instrumen pengukuran selengkap ini,” ujarnya.
Abdul Hamid menekankan pentingnya tata kelola yang baik dengan memastikan setiap individu bekerja sesuai standar dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, capaian status unggul harus diiringi kesiapan dokumen, standar operasional prosedur (SOP), serta kerja tim yang solid.
“IKU tidak hanya dijadikan alat untuk kepentingan akreditasi semata, tetapi benar-benar menjadi instrumen strategis dalam membangun UMJ,” tutupnya.
Penandatanganan Kontrak Kinerja IKU UMJ ini turut dihadiri Ketua dan Sekretaris Senat UMJ, jajaran Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kepala Lembaga, serta Kepala Biro di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta.