Umsida dan PWM Jatim Jajaki Kerja Sama Global dengan Guangzhou University
TVMU.TV - Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Hidayatulloh, bersama rombongan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) melakukan kunjungan ke Guangzhou University, Senin (14/4/2026). Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi.
Sebanyak 29 delegasi turut serta dalam kunjungan tersebut, terdiri dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, para rektor, direktur rumah sakit, hingga kepala sekolah Muhammadiyah. Pertemuan berlangsung di West Administration Building dan membahas penguatan kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan China.
Dalam forum bertema “Deepening China–Indonesia Educational Exchange and Cooperation, Building a Bridge for Talent Cultivation”, kedua pihak mengeksplorasi peluang kerja sama yang mencakup pengembangan akademik, riset, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Hidayatulloh menjelaskan bahwa pemilihan Guangzhou University didasarkan pada reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di China yang memiliki jejaring internasional luas.
“Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pengalaman mahasiswa,” ujarnya.
Sejumlah program akademik yang dibahas meliputi pertukaran mahasiswa, transfer kredit, program gelar ganda, serta program jangka pendek seperti summer course. Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada penguatan riset melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, dan akses hibah internasional.
Bidang riset yang menjadi fokus antara lain teknologi dan smart city, ekonomi digital, pendidikan, lingkungan, serta pengembangan kawasan perkotaan.
Pengembangan kapasitas dosen juga menjadi perhatian utama melalui program visiting professor, guest lecturer, sandwich program bagi dosen doktoral, hingga pelatihan metodologi riset dan publikasi internasional.
“Dosen harus terus berkembang agar mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.
Selain aspek akademik dan riset, kedua institusi juga membahas kerja sama di bidang bahasa dan budaya, seperti pembelajaran bahasa Mandarin, pertukaran budaya Indonesia–China, serta rencana pendirian pusat studi China.
“Ini adalah langkah awal untuk membangun kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi,” pungkasnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Umsida dan Muhammadiyah Jawa Timur dalam memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi menuju standar internasional.