UNDIRA Gelar Pameran Fotografi, Mahasiswa Angkat Kisah Kemanusiaan Lewat 56 Karya
TVMU.TV - Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) Kampus Tanjung Duren kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas dan kompetensi mahasiswa melalui Pameran Fotografi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 bertajuk “Lens of Humanity: Human Interest” pada Jumat (26/6). Pameran ini menampilkan 56 karya fotografi hasil kreasi 54 mahasiswa dari dua kelas Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten.
Mengusung tema Human Interest, pameran tersebut menghadirkan beragam potret kehidupan yang merekam ekspresi, perjuangan, harapan, dan cerita kemanusiaan di tengah masyarakat. Melalui karya-karya itu, mahasiswa tidak hanya menampilkan sisi estetika fotografi, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Ketua Pelaksana Pameran sekaligus Koordinator Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten, Suswinda Ningsih, S.Pd., M.I.Kom, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan kreativitas, kemampuan teknis, dan kolaborasi antarmahasiswa.
“Pameran Lens of Humanity tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya fotografi mahasiswa, tetapi juga menjadi laboratorium praktik yang mempertemukan berbagai kompetensi komunikasi. Melalui kolaborasi lintas mata kuliah, mahasiswa belajar bekerja secara profesional, mulai dari produksi karya, pengelolaan media relations, hingga produksi program audio visual,” ujarnya.
Persiapan pameran telah dimulai sejak awal perkuliahan pada Maret 2026. Mahasiswa terlibat dalam seluruh tahapan penyelenggaraan, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyusunan konsep acara, penentuan tema, hingga proses kurasi karya. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan metode project-based learning yang menekankan pengalaman belajar berbasis praktik.
Tidak hanya melibatkan mahasiswa Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten, pameran ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan mahasiswa Mata Kuliah Media Relation serta Keproduseran dan Program. Sinergi lintas mata kuliah tersebut memberikan pengalaman kerja profesional yang terintegrasi bagi mahasiswa.
Mahasiswa Fotografi Visual dan Konten bertugas menghasilkan karya dan mengelola pameran, sementara mahasiswa Media Relation menangani kegiatan kehumasan, termasuk konferensi pers dan hubungan dengan media. Adapun mahasiswa Keproduseran dan Program bertanggung jawab mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan untuk dikembangkan menjadi program audio visual.
Dosen Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten, Joni Arman Hamid, S.I.Kom., M.I.Kom, menilai tema Human Interest menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan sensitivitas sosial melalui medium fotografi.
“Fotografi bukan hanya tentang menghasilkan gambar yang indah, tetapi juga tentang kemampuan melihat realitas, memahami manusia, dan menyampaikan pesan yang bermakna kepada publik. Tema Human Interest menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan sensitivitas tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Mata Kuliah Media Relation, Tri Satria Muhammad, S.I.Kom., M.I.Kom, menilai keterlibatan mahasiswa dalam pengelolaan konferensi pers dan hubungan media menjadi pengalaman berharga yang dapat meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja, khususnya di industri komunikasi.
Ketua Panitia Mahasiswa, Ahmad Fachruddin, mengaku bangga atas antusiasme mahasiswa yang terlibat dalam penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengasah kemampuan kerja tim.
“Pameran ini bukan hanya sekadar tugas besar mata kuliah bagi kami, tetapi juga menjadi kebanggaan untuk menampilkan karya fotografi yang telah kami pelajari dan kerjakan selama satu semester. Kami belajar tidak hanya tentang teknik fotografi, tetapi juga tentang kerja sama, manajemen acara, dan bagaimana menyampaikan pesan kemanusiaan melalui karya visual,” ujarnya.
Melalui pameran “Lens of Humanity: Human Interest”, UNDIRA berharap dapat terus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan kemanusiaan yang kuat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah penguatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif yang semakin kompetitif.