Venue Muktamar ke-49 Dikebut, Auditorium Berkemajuan Sudah 55 Persen

Venue Muktamar ke-49 Dikebut, Auditorium Berkemajuan Sudah 55 Persen
Panitia Pelaksana Pusat Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah meninjau kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk perhelatan akbar Persyarikatan pada 2027 mendatang pada Ahad (7/6/2026). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Panitia Pelaksana Pusat Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah meninjau kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk perhelatan akbar Persyarikatan pada 2027 mendatang. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Ahad (7/6/2026), panitia memastikan progres pembangunan venue utama Muktamar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus berjalan sesuai target.

Rombongan dipimpin Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, didampingi anggota Panitia Pelaksana Pusat Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, M. Nurul Yamin dan Yorri Karebet.

Dalam peninjauan tersebut, Agung mengapresiasi perkembangan pembangunan dua venue utama yang akan menjadi pusat kegiatan Muktamar. Auditorium Berkemajuan, yang disiapkan sebagai lokasi utama Muktamar Muhammadiyah, saat ini telah mencapai progres pembangunan sekitar 55 persen. Gedung berkapasitas 7.500 peserta itu ditargetkan rampung pada Maret 2027.

Sementara itu, venue Muktamar ‘Aisyiyah yang diberi nama Walidah Sport Hall telah mencapai progres pembangunan sekitar 95 persen. Gedung dengan kapasitas 2.500 kursi tersebut ditargetkan selesai lebih cepat, yakni pada Agustus 2026.

Selain meninjau venue utama, rombongan bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Akrim, juga mengunjungi sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Muktamar. Di antaranya Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, Istana Maimun, Lapangan Merdeka Medan, serta Gedung Serbaguna.

Menurut Akrim, dua stadion yang ditinjau tersebut tengah dipertimbangkan sebagai lokasi pembukaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia.

“Berbagai kegiatan yang sudah kita rancang untuk Semarak Muktamar Muhammadiyah di beberapa tempat tadi mulai dari pameran, pagelaran seni dan budaya. Mungkin juga nanti ada beberapa kegiatan menarik lainnya, seperti bazar,” katanya.

Selain agenda utama Muktamar, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung yang akan melibatkan masyarakat luas, mulai dari pameran, pertunjukan seni budaya, hingga kegiatan ekonomi kreatif. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Sumatera Utara sebagai tuan rumah.

Dalam kunjungan tersebut, panitia pusat dan panitia lokal juga menggelar rapat koordinasi untuk membahas kesiapan penyelenggaraan, termasuk skenario penerimaan peserta dan penggembira yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Rencananya, agenda Tanwir yang menjadi bagian dari rangkaian Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah akan diselenggarakan di kampus utama UMSU.

Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan digelar di Sumatera Utara menjadi kali pertama provinsi tersebut dipercaya menjadi tuan rumah forum permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah. Karena itu, berbagai persiapan infrastruktur, akomodasi, dan kegiatan pendukung terus dipercepat guna memastikan penyelenggaraan berjalan sukses dan berkesan.