303 Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Layanan Akomodasi dan Konsumsi Terus Diperkuat

303 Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Layanan Akomodasi dan Konsumsi Terus Diperkuat
Ilustrasi jemaah haji Indonesia/ Foto: MCH 2026.

TVMU.TV - Sebanyak 303 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia dengan total 117.452 jemaah dan 1.209 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi hingga 9 Mei 2026.

Pemerintah saat ini memusatkan perhatian pada penguatan layanan di Arab Saudi, terutama akomodasi, konsumsi, dan transportasi, menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Ichsan Marsha, mengatakan operasional haji kini memasuki hari ke-19 dengan kondisi pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung bertahap dan terpantau lancar.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah memasuki hari ke-19 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji, dengan fokus pada penguatan layanan haji Indonesia di Arab Saudi sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah secara aman, nyaman, sehat, dan khusyuk,” ujar Ichsan dalam konferensi pers, Minggu (10/5/2026).

Data Kemenhaj mencatat, hingga saat ini sebanyak 165 kloter dengan 63.822 jemaah dan 660 petugas telah tiba di Makkah. Para jemaah mulai menempati hotel, menjalani layanan operasional, serta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

Sementara itu, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, juga terus berlangsung. Hingga 9 Mei 2026, tercatat 28 kloter dengan 10.731 jemaah dan 113 petugas telah tiba melalui jalur tersebut.

Selain jemaah reguler, sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalankan rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ichsan menjelaskan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 terus memperkuat layanan dasar yang menjadi penopang kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Di sektor akomodasi, PPIH Daerah Kerja Madinah telah melayani 267 kloter dengan total 104.796 jemaah yang menempati 94 hotel. Sementara di Daerah Kerja Makkah, sebanyak 165 kloter dengan 63.800 jemaah telah menempati 180 hotel.

“Seluruh hotel terus dikontrol secara berkala oleh petugas untuk memastikan kualitas layanan, mulai dari kebersihan kamar, kelayakan fasilitas, kenyamanan ruang ibadah, hingga aksesibilitas bagi jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Di bidang konsumsi, pemerintah juga memastikan kebutuhan makan jemaah terpenuhi tepat waktu dan sesuai standar gizi. Hingga kini, layanan konsumsi di Madinah telah mencapai 2.129.003 boks makanan, sedangkan di Makkah sebanyak 453.115 boks.

Dengan demikian, total konsumsi yang telah didistribusikan kepada jemaah haji Indonesia mencapai 2.782.118 boks makanan.

“Dan distribusi konsumsi terus diawasi secara ketat, baik dari sisi kualitas makanan, kebersihan, ketepatan waktu distribusi, maupun kecukupan gizi bagi jemaah,” tandas Ichsan.

Pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring kedatangan jemaah gelombang kedua dari Indonesia. Pemerintah menegaskan seluruh layanan akan terus diperkuat agar proses ibadah berjalan tertib, aman, dan nyaman hingga memasuki puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. (Fini Auliany/ MCH 2026)