Abdul Mu'ti Sebut Aspek Mental Jadi Masalah Utama SDM Indonesia
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan masalah utama SDM Indonesia terletak pada aspek mental yang cenderung lemah.
TVMU.TV - Indonesia diperkirakan akan mencapai masa keemasan pada tahun 2045, tepat pada usia kemerdekaan yang ke-100. Pemerintah saat ini tengah fokus pada generasi anak-anak usia dini untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas agar dapat memimpin negara di era tersebut.
Terkait hal ini, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan masalah utama SDM Indonesia terletak pada aspek mental yang cenderung lemah. Menurutnya, lemahnya mental anak bangsa ini berasal dari kurangnya akses pendidikan yang cenderung tidak merata.
Walaupun Indonesia memiliki kekuatan demografi, ia menyebutkan jika hal ini tidak ditopang dengan akses pendidikan yang baik dan merata, nampaknya akan sulit mewujudkan generasi emas 2045.
“Problem bangsa Indonesia itu kan problem mental. Kita selama ini mohon maaf, mengukur segala sesuatu itu dari badannya tapi jiwanya gak. Mentalitas bangsa kita itu lemah,” jelas Mu'ti dalam acara Dialog Kebangsaan ‘Membangun Indonesia Berkemajuan’ di Kuwait, Sabtu (22/10).
Selain itu, Mu'ti menilai bangsa Indonesia juga cenderung inferior di hadapan bangsa lain atau lebih bangga menjadi kuli daripada pemimpin dari bangsa lain.
Menurut dia, kurangnya rasa percaya diri sebagai bangsa Indonesia ini memunculkan kondisi psikologis pada tingkat alam bawah sadar merasa lebih rendah di banding bangsa asing.
Oleh karena itu, Guru Besar UIN Syarif hidayatullah jakarta ini menyarankan agar bangsa Indonesia bangga terhadap apa yang dimilikinya.
“Kita belajar multikulturalisme malah ke Eropa, padahal di sana antar suku, apalagi agama, tidak terlalu akur. Malah bangsa kita sebenarnya lebih akur, kita telah terbiasa saling bekerjasama dengan ragam lintas suku dan golongan,” terang Mu’ti.