Agung Danarto Ingatkan Ramadan Jangan Jadi Rutinitas, Saatnya Perkuat Integritas dan Kejujuran

Agung Danarto Ingatkan Ramadan Jangan Jadi Rutinitas, Saatnya Perkuat Integritas dan Kejujuran
Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Menyambut bulan suci Ramadan, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto mengingatkan pentingnya memaknai momen ini secara istimewa. Tanpa kesadaran khusus, Ramadan yang datang setiap tahun berpotensi sekadar menjadi rutinitas tanpa nilai yang mendalam.

Pesan ini disampaikannya dalam acara Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Sabtu (7/2).

Agung menegaskan bahwa Ramadan seharusnya disambut dengan kegembiraan, bukan sebagai beban. Momentum ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepribadian.

“Kegiatan tarhib Ramadhan di UM Bandung menjadi penting sebagai sarana menyambut bulan suci dengan kesadaran dan kesiapan spiritual yang lebih mendalam,” ujarnya.

Dalam tausiahnya, ia menekankan bahwa puasa adalah sekolah kejujuran yang paling kuat. Karena hanya diri sendiri dan Allah SWT yang tahu apakah puasa itu benar-benar dijaga. Nilai kejujuran ini, menurutnya, adalah fondasi utama untuk membangun integritas, baik secara pribadi maupun dalam organisasi.

Agung mengaitkan hal ini dengan kondisi bangsa. Berbagai persoalan nasional, kata dia, sering berakar dari lemahnya integritas dan kejujuran. Karena itu, nilai yang diasah selama Ramadan harus terus dihidupkan dalam keseharian, termasuk di dunia kerja dan organisasi.

Selain kejujuran, nilai lain yang penting adalah kesabaran dalam menjalankan amanah. Dalam dinamika organisasi yang penuh perbedaan pandangan, kesabaran menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama.

Mengakhiri pesannya, Agung menegaskan Ramadan adalah waktu tepat untuk memperdalam spiritualitas dan pemahaman Al-Qur’an.

Dia juga menyebut bulan suci ini sebagai momentum untuk meneguhkan kembali komitmen Muhammadiyah dalam membangun umat yang maju, beradab, dan berintegritas.