Agung Danarto Tekankan Pentingnya Tradisi Literasi
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto menegaskan pentingnya tradisi literasi dan penguatan keilmuan dalam membangun peradaban.
Hal ini disampaikan Agung saat memberikan amanat pada pengukuhan Guru Besar dan pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) periode 2026–2030 di Auditorium Haji Abdullah Tjan Hoatseng, Kamis (2/4/2026).
Dalam sambutannya, Agung menekankan bahwa belajar merupakan fondasi utama kemajuan umat, yang tidak dapat dilepaskan dari budaya literasi, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Islam adalah agama yang mendorong umatnya untuk maju dan menguasai peradaban utama. Tradisi belajar yang kuat, tradisi untuk mau melakukan kajian, riset, penelitian ini sangat berguna untuk membangun kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa semangat belajar dalam Islam bersifat universal dan tidak dibatasi oleh wilayah maupun asal ilmu pengetahuan.
“Perintah belajar ini berlaku mutlak, menyeluruh, dan tidak ada sekat. Apakah itu ilmu barat, ilmu timur, ilmu utara, ilmu selatan. Jadi, semuanya perlu dipelajari,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan literasi tidak hanya dimaknai dalam aspek spiritual, tetapi juga harus diterapkan dalam konteks kehidupan modern untuk menjawab tantangan zaman.
Selain itu, Agung juga menyoroti pentingnya konsep mentauhidkan ilmu, yakni menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Jika ini dilakukan, maka insyaallah ilmu akan menjadi barakah. Yaitu ilmu yang berlandaskan kepada tauhid,” ungkapnya.
Kegiatan pengukuhan Guru Besar dan pelantikan rektor ini menjadi momentum strategis bagi UMMU dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu dan pembentukan karakter generasi bangsa.
Melalui amanat tersebut, Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan pendidikan berbasis literasi dan riset sebagai pilar utama pembangunan peradaban yang berkemajuan.