Agus Taufiqurrahman Dorong Pegawai Amal Usaha Selenggarakan Pengajian Wajib Rutin

Agus Taufiqurrahman Dorong Pegawai Amal Usaha Selenggarakan Pengajian Wajib Rutin
Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman menegaskan bahwa pengajian rutin dan terstruktur wajib diselenggarakan bagi seluruh pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Pernyataan ini disampaikannya dalam Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Mataram, Rabu (10/12).

"Sebab terpaksa pengajian lebih baik, karena berbalas surga daripada sukarela masuk neraka," tegas Agus, menekankan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam melalui pengajian adalah kebutuhan mendasar, terlepas dari motivasi awal pegawai dalam mengikutinya.

Agus juga mendorong agar para pegawai tidak hanya aktif di tempat kerja, tetapi juga terlibat dalam kegiatan Persyarikatan di tingkat cabang atau ranting tempat mereka tinggal.

Ia mengutip Pak Jindar Tamimi untuk mengingatkan bahwa pengajian adalah ruh dakwah yang telah membesarkan Muhammadiyah sejak era Kiai Ahmad Dahlan.

Lebih jauh, Agus menggambarkan bagaimana kekuatan pengajian mampu melampaui batas geografis. Ia menceritakan awal mula Muhammadiyah Australia College (MAC) di Melbourne yang berawal dari pengajian PCIM Australia.

“Yang ikut pengajian buka puasa dan tarawih bersama kita waktu itu ada dua bule muslim yang ikut pengajian PCIM itu. Ternyata ada juga muslim Australia yang ikut gabung dengan kita,” ungkapnya.

Fakta bahwa 76% peserta didik MAC kini berasal dari berbagai bangsa, bukan Indonesia, menjadi bukti kuat baginya.

“Hal itu membuktikan pelayanan Muhammadiyah ini diterima oleh semua bangsa,” pungkas Agus, menegaskan bahwa penguatan ideologi melalui pengajian bukan hanya untuk konsolidasi internal, tetapi juga menjadi fondasi untuk ekspansi dan penerimaan dakwah Islam berkemajuan di kancah global.