BPKH-Lazismu Resmikan Masjid At-Tholhah di Madiun, Perkuat Program Kemaslahatan Umat
TVMU.TV - Proses pembangunan Masjid At-Tholhah di Dusun Mojorejo, Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, resmi rampung sebagai bagian dari program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Peresmian dan serah terima masjid dilakukan Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlu Imansyah kepada takmir masjid pada Sabtu (13/12).
Peresmian masjid ini menjadi momentum penting dalam penguatan syiar Islam dan pengembangan aktivitas keumatan di wilayah Madiun.
Acara tersebut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, Sekretaris Badan Pelaksana BPKH Ahmad Zaky, jajaran pimpinan Lazismu Pusat, pimpinan Muhammadiyah daerah, serta unsur pemerintah dan aparat setempat.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid tersebut.
Ia berharap Masjid At-Tholhah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Semoga masjid ini menjadi laboratorium akhlak bagi generasi muda Kabupaten Madiun, menumbuhkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan persatuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlu Imansyah menegaskan bahwa pembangunan Masjid At-Tholhah merupakan bagian dari ikhtiar BPKH dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui dana kelolaan haji.
“Momen peresmian ini bukan hanya tentang bangunan yang megah dan kokoh, tetapi bagaimana masjid ini dimakmurkan dan menjadi pusat ibadah, pendidikan, serta silaturahim masyarakat,” katanya.
Fadlu berharap Masjid At-Tholhah tidak hanya ramai saat peresmian, tetapi juga hidup dalam aktivitas sehari-hari, terutama pada bulan Ramadan.
Dia menambahkan, keberadaan madrasah di sekitar masjid diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy menilai Masjid At-Tholhah memiliki potensi besar sebagai pusat dakwah dan kegiatan strategis umat.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Madiun serta peran Lazismu dan BPKH dalam mewujudkan pembangunan masjid tersebut.
“Yang paling penting adalah menjaga semangat kebersamaan. Ke depan, masjid ini bisa dikembangkan sebagai pusat pengajian, kultum, dan program pemberdayaan masyarakat secara bertahap,” ungkap Muhadjir.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais menjelaskan bahwa kolaborasi Lazismu dan BPKH telah berjalan sekitar tujuh tahun dalam berbagai program kemaslahatan umat. Pembangunan Masjid At-Tholhah merupakan salah satu wujud nyata sinergi tersebut.
“Masjid ini dibangun selama enam bulan dengan anggaran sekitar Rp2 miliar, melalui proses asesmen lapangan sejak Oktober 2024 dan dikerjakan bersama mitra terpercaya,” jelasnya.
Pembangunan Masjid At-Tholhah dilaksanakan sejak April hingga Oktober 2025 dengan melibatkan berbagai pihak. Diharapkan, masjid ini dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat luas bagi warga Kecamatan Wonoasri dan Kabupaten Madiun secara umum.