Di Usia 60, UMP Torehkan Dua Sejarah: Jadi Kampus Wisata Pertama dan Groundbreaking Gedung Megatorium

Di Usia 60, UMP Torehkan Dua Sejarah: Jadi Kampus Wisata Pertama dan Groundbreaking Gedung Megatorium
UMP menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Milad Ke-60, sekaligus merefleksikan capaian luar biasa di tahun 2025 di Aula A.K. Anshori, Senin (29/12). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Genap enam dekade mengabdi untuk negeri, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Milad Ke-60, sekaligus merefleksikan capaian luar biasa di tahun 2025.

Acara yang digelar di Aula A.K. Anshori, Senin (29/12), dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan sejumlah pimpinan Persyarikatan.

Dalam sambutannya, Haedar Nashir memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan ambisi pengembangan UMP.

“Dan tadi kita tidak bisa menghitung berbagai prestasi, bahkan juga ambisi, termasuk rencana membangun kembali bangunan baru. Di mana bangunan lama saja belum selesai. Itu hebatnya UMP,” sebut Haedar.

Ia juga mengingatkan agar momentum kebahagiaan ini berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap penanggulangan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Rektor UMP, Jebul Suroso, melaporkan bahwa tahun 2025 menjadi saksi lompatan-lompatan besar yang melampaui harapan. Dua pencapaian utamanya adalah penerimaan hibah Presiden Tower dan pengakuan resmi UMP sebagai Kampus Wisata Pertama di Indonesia.

“Kepercayaan publik yang mewujud melalui hibah monumental Presiden Tower adalah simbol bahwa kita sedang membangun mercusuar ilmu pengetahuan. Pengakuan sebagai Kampus Wisata Pertama di Indonesia membuktikan bahwa pendidikan bisa hadir dengan wajah yang membahagiakan,” jelas Jebul.

Di tengah kemajuan infrastruktur dan akademik, Rektor menegaskan bahwa ruh UMP tetaplah kemanusiaan.

Menanggapi musibah banjir di Sumatera, UMP mengambil aksi nyata dengan memberikan beasiswa dan makan gratis bagi mahasiswa terdampak, serta mengirimkan relawan ke lokasi bencana.

Selain itu, UMP terus aktif mendampingi ribuan UMKM melalui kehadiran Halal Center, membuktikan perannya sebagai solusi bagi problematika masyarakat.

Usai acara, Haedar Nashir bersama rombongan langsung menandai babak baru pembangunan UMP dengan melakukan groundbreaking Gedung Megatorium Margono Djoyokusumo di Kampus 2, serta meninjau progres pembangunan Presiden Tower.

Momen ini menjadi simbol konkret dari ambisi UMP untuk terus berkembang.

Dengan semangat milad ke-60, UMP berkomitmen untuk terus melompat lebih tinggi, berpijak membumi, dan menebar manfaat seluas-luasnya bagi peradaban bangsa.