Dosen FEB UMP Ini Raih Hibah RISPRO LPDP 2025, Kembangkan Model Prediksi Krisis Keuangan PTMA
TVMU.TV - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), Dr. Erna Handayani, S.E., M.M., Ak., CFP., CRP., meraih hibah Program Riset Inovasi Produktif (RISPRO) Invitasi Berkemajuan Tahun 2025.
Ia dipercaya sebagai ketua peneliti dalam program kolaboratif antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah.
Penelitian yang diusung berjudul “Financial Distress Prediction Model sebagai Early Warning System (EWS) Keberlanjutan Keuangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) Berbasis ICT” dengan total pendanaan sebesar Rp488.996.537.
Riset ini bertujuan mengembangkan model prediksi financial distress yang terintegrasi dalam sistem Early Warning System (EWS) berbasis teknologi informasi.
Model tersebut dirancang sebagai instrumen strategis untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan ketahanan keuangan PTMA dalam jangka panjang.
“Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi financial distress yang terintegrasi dalam sistem Early Warning System (EWS) berbasis teknologi informasi. Sistem tersebut diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan ketahanan keuangan PTMA dalam jangka panjang,” ungkap Erna.
Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan melalui hibah RISPRO 2025. Menurutnya, pendanaan tersebut merupakan amanah untuk menghadirkan solusi berbasis riset yang mampu membantu perguruan tinggi mendeteksi potensi risiko keuangan secara dini dan memperkuat keberlanjutan institusi secara terukur dan sistematis.
Lebih lanjut, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan kebijakan bagi Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam penguatan sistem monitoring dan pembinaan PTMA secara nasional.
Riset tersebut melibatkan tim multidisiplin lintas perguruan tinggi, yakni Prof. Dr. Suryo Pratolo, S.E., M.Si., Ak., CA., CGAA dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta; Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., AWP dari Universitas Muhammadiyah Metro; Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.E., M.Si., QIA dari UMP; serta Dr. Muhammad Munsarif, S.Kom., M.Kom., Ph.D. dari Universitas Muhammadiyah Semarang.
“Kolaborasi ini memperkuat integrasi antara keilmuan keuangan, tata kelola, audit, manajemen risiko, serta pengembangan sistem berbasis artificial intelligence dan data science,” tegasnya.
Dekan FEB UMP, Prof. Dr. Naelati Tubastuvi, S.E., M.Si., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih hibah RISPRO LPDP 2025 menunjukkan kualitas dosen FEB UMP yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Capaian hibah ini menunjukkan prestasi dosen FEB UMP dalam menghasilkan riset unggulan yang relevan dan solutif. Kami berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat luas bagi perguruan tinggi, khususnya PTMA, dalam memperkuat sistem tata kelola dan keberlanjutan keuangan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, FEB UMP berkomitmen menghadirkan dosen yang kompeten dan produktif dalam menghasilkan riset unggulan yang berdampak nyata bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi.