Dosen UMP Raih Juara I Profil Perempuan ‘Aisyiyah Berkemajuan, Angkat Inovasi Ketahanan Pangan Keluarga

Dosen UMP Raih Juara I Profil Perempuan ‘Aisyiyah Berkemajuan, Angkat Inovasi Ketahanan Pangan Keluarga
Dosen UMP, Titik Wahyuningsih, S.S., M.Hum., yang berhasil meraih Juara I Lomba Profil Perempuan ‘Aisyiyah Berkemajuan. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Titik Wahyuningsih, S.S., M.Hum., yang berhasil meraih Juara I Lomba Profil Perempuan Aisyiyah Berkemajuan. Penghargaan tersebut diberikan kepada perempuan Aisyiyah yang dinilai inspiratif, inovatif, serta memiliki kontribusi nyata bagi keluarga, persyarikatan, dan masyarakat.

Kompetisi yang digelar Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Banyumas itu mencapai puncaknya pada 18 Juli 2026 di Aula Syamsuhadi Irsyad UMP, Purwokerto. Penilaian diawali dengan seleksi video profil, dilanjutkan wawancara mengenai pemahaman keagamaan, wawasan Kemuhammadiyahan dan Keaisyiyahan, keluarga sakinah, serta kontribusi sosial. Enam peserta terbaik kemudian melaju ke babak final.

Pada babak penentuan, Titik memperoleh pertanyaan mengenai ketahanan pangan dan konsep Qaryah Thayyibah, khususnya strategi merancang program berdampak di tengah keterbatasan lahan dengan tetap memperhatikan aspek pelestarian lingkungan.

Menjawab tantangan tersebut, ia memaparkan praktik sederhana yang telah diterapkan bersama keluarganya melalui pengelolaan limbah organik rumah tangga menggunakan budidaya maggot.

“Di rumah kami yang hanya tipe 36, keluarga memelihara 10 ekor ayam. Salah satu pakannya berasal dari maggot. Ayam tersebut menghasilkan telur yang menjadi sumber pangan keluarga. Selain itu, residu maggot atau kasgot dimanfaatkan sebagai pupuk untuk berbagai tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang kami miliki. Dengan cara sederhana ini, ketahanan pangan keluarga tetap terjaga sekaligus mendukung kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Gagasan tersebut dinilai mampu menunjukkan implementasi nyata pemberdayaan keluarga, pengelolaan lingkungan, sekaligus penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Atas pencapaian tersebut, Titik mengaku bersyukur dan berharap ajang ini menjadi ruang saling belajar sekaligus menginspirasi sesama kader Aisyiyah.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas amanah ini. Agenda seperti ini menjadi ruang bagi warga Aisyiyah untuk saling memotivasi. Kemenangan ini semakin melecut semangat saya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan persyarikatan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat agar terwujud rahmatan lil ’alamin. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan membantu perjalanan ini,” ungkapnya.

Ia juga menilai kader-kader Aisyiyah di Banyumas memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas bidang.

“Saya melihat ibu-ibu Aisyiyah di Banyumas memiliki potensi yang luar biasa. Dengan saling mengenal potensi yang dimiliki, peluang kerja sama akan semakin luas. Semoga sinergi ini mampu menggerakkan kemajuan bagi umat, baik saat ini maupun di masa mendatang, serta menjadi amal yang mendapatkan ridha Allah SWT,” tambahnya.

Ketua PDA Banyumas, Dr. Zakiyah, M.S.I., mengapresiasi keberhasilan yang diraih Titik Wahyuningsih. Menurutnya, prestasi tersebut mencerminkan kualitas kader Aisyiyah yang mampu menghadirkan inovasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Titik Wahyuningsih atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh kader Aisyiyah untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga, masyarakat, serta persyarikatan. Kami berharap akan semakin banyak perempuan Aisyiyah yang berani menunjukkan potensi terbaiknya demi mewujudkan Aisyiyah yang berkemajuan,” ujar Dr. Zakiyah.

Keberhasilan tersebut semakin menegaskan peran dosen UMP tidak hanya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, tetapi juga sebagai agen pemberdayaan masyarakat melalui inovasi yang mendukung ketahanan pangan keluarga, pelestarian lingkungan, dan penguatan nilai-nilai Aisyiyah Berkemajuan.