Dua Sekolah Muhammadiyah Raih Predikat Terbaik Nasional Versi SIMT Puspresnas

Dua Sekolah Muhammadiyah Raih Predikat Terbaik Nasional Versi SIMT Puspresnas
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Dua sekolah di bawah naungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mencatatkan prestasi nasional dengan dinobatkan sebagai sekolah paling berprestasi di Indonesia untuk jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah atas.

Capaian ini merujuk pada data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) yang dikelola Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga menjadi rujukan strategis bagi orang tua dalam menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Berdasarkan data SIMT Puspresnas, SD Muhammadiyah Condongcatur, Yogyakarta, menempati posisi teratas sebagai sekolah dasar paling berprestasi di Indonesia. Penilaian tersebut dihimpun dari prestasi ajang nasional dan internasional di bidang sains dan inovasi, budaya dan seni, serta olahraga yang telah melalui proses kurasi resmi Puspresnas.

Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil proses panjang yang dirancang secara sistematis oleh sekolah. Menurutnya, keberhasilan meraih prestasi tidak terlepas dari sinergi antara program unggulan sekolah, tata kelola administrasi yang rapi, kualitas guru pembimbing, kesiapan siswa, serta dukungan wali murid.

“Jadi ketercapaian ini memang sudah kami rencanakan dari sejak lama. Bahwa sekolah ini harus menjadi ‘Sekolah Para Juara’ sehingga siswa harus kita ajarkan untuk terus berkompetisi dengan sekolah-sekolah lain,” ungkap Sulasmi, Minggu (18/1/2026).

Ia menambahkan, sekolah Muhammadiyah harus mampu bersaing dan terus diminati masyarakat. Karena itu, komitmen untuk mencetak bibit-bibit prestasi sejak jenjang sekolah dasar perlu terus diperkuat. “Kami berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya dapat menjadi sekolah yang diminati masyarakat dan menjadi gudangnya prestasi bagi para penerus bangsa,” tutupnya.

Data SIMT mencatat akselerasi prestasi SD Muhammadiyah Condongcatur dalam beberapa tahun terakhir, dengan puncak capaian pada 2025 yang mencapai 289 prestasi dalam satu tahun. Pada Semester I Tahun Ajaran 2025/2026, mayoritas prestasi diraih di level internasional dengan 537 capaian, disusul prestasi tingkat provinsi sebanyak 127, nasional 63, regional 92, kabupaten 52, dan kecamatan 17 prestasi.

Sementara itu, untuk jenjang SMA, predikat sekolah paling berprestasi diraih SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Jawa Tengah. Sekolah ini mulai aktif melakukan kurasi prestasi melalui SIMT sejak 2023. Saat itu, dua siswanya mencatatkan prestasi pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2022 dengan meraih Medali Perunggu bidang Matematika, Sains, dan Teknologi.

Penanggung Jawab Bidang Prestasi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Yesi Yuliani, menyampaikan bahwa peningkatan prestasi siswa berlangsung signifikan setiap tahun. “Peningkatan prestasi setiap tahun meningkat pesat. Tahun ajaran ini (2024–2025), Trensains memperoleh 647 prestasi di semester ganjil,” ujarnya.

Secara bertahap, SMA Trensains mencatat 429 prestasi pada tahun ajaran 2022–2023, meningkat menjadi 916 prestasi pada 2023–2024. Pada tahun ajaran berjalan, capaian prestasi terus bertambah meski tahun akademik belum berakhir.

Kurasi prestasi tersebut juga berdampak pada peningkatan akses siswa terhadap berbagai program nasional. Pada 2023, SMA Trensains untuk pertama kalinya mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri. Delapan siswa dinyatakan lolos seleksi administrasi, dengan dua di antaranya menjadi awardee BIM Angkatan 4. Prestasi terkurasi juga dimanfaatkan alumni untuk lolos seleksi administrasi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI).

Di sisi lain, capaian Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) turut menunjukkan tren positif. Pada 2023, enam siswa lolos SNBP, disusul lima siswa pada 2024, dan meningkat menjadi 13 siswa atau 52 persen dari total siswa eligible pada SNBP 2025.

Dengan capaian tersebut, SD Muhammadiyah Condongcatur dan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen mengukuhkan posisi sekolah Muhammadiyah sebagai institusi pendidikan yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi referensi utama masyarakat dalam memilih sekolah berkualitas menjelang SPMB 2026.