Fakultas Hukum UMSU Salurkan Bantuan Rp61 Juta untuk Renovasi Musholla Korban Bencana Aceh Tengah
TVMU.TV - Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap korban bencana, Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan perjalanan langsung ke Kabupaten Aceh Tengah. Delegasi yang terdiri dari pimpinan fakultas dan dosen ini bertujuan meninjau kondisi masyarakat pasca banjir dan longsor 27 November 2025 sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Bantuan senilai Rp 61.000.000 merupakan hasil pengumpulan donasi dari seluruh civitas akademika Fakultas Hukum UMSU, termasuk mahasiswa, dosen, dan pegawai. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk pemulihan dan renovasi Munasah (Musholla) Al-Muttaqin di Desa Waq Toweren, Takengon, yang rusak akibat bencana.
“Donasi ini merupakan bentuk keterpanggilan seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum yang ikut merasakan kesulitan saudara-saudara kami yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir bandang serta longsor,” ujar Zainuddin, Wakil Dekan I Fakultas Hukum UMSU, yang mewakili Dekan Dr. Faisal seperti dikutip tvMu, Rabu (11/2).
Ia menjelaskan bahwa Fakultas Hukum UMSU memiliki komitmen berkelanjutan dalam penanganan bencana, yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan ke Sibolga dan Aceh Tamiang.
Muhammad Arifin Gultom, Guru Besar sekaligus Wakil Rektor I UMSU yang turut dalam tim, menyampaikan salam dan dukungan penuh dari Rektor UMSU, Agussani. Dia menegaskan bahwa aksi ini adalah implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Apa yang dilakukan oleh Fakultas Hukum UMSU ini adalah wujud tugas dan tanggungjawab Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Arifin, seraya menekankan pentingnya pemulihan tempat ibadah, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Kehadiran tim UMSU disambut dengan apresiasi mendalam oleh Geuchik (Kepala Desa) beserta tokoh masyarakat dan agama setempat. Mereka mengucapkan terima kasih atas solidaritas yang diberikan dan mendoakan kebaikan bagi seluruh civitas akademika UMSU.
Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh sejumlah dosen dan pimpinan fakultas lainnya, termasuk perwakilan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU, serta perangkat desa setempat. Aksi ini menjadi bukti konkret peran perguruan tinggi dalam merespons bencana dan membangun kembali kehidupan sosial-keagamaan masyarakat yang terdampak.