Hadiri Pengajian PCM Tanah Abang, Saad Ibrahim Ajak Berlomba dalam Kebaikan
TVMU.TV - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanah Abang I Jakarta Pusat menggelar Pengajian Bulanan yang dirangkaikan dengan peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Masjid Al Istiqomah Wa Hayaluddin, Jalan KH Mas Mansyur, Ahad (21/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan 11 ranting Muhammadiyah, majelis, lembaga, serta organisasi otonom tingkat cabang dan daerah. Turut hadir Lurah Kebon Melati Rendy Wijaya, Wakil Camat Tanah Abang Suprayogie, jajaran PD Muhammadiyah Jakarta Pusat, PC Aisyiyah, serta Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah M. Saad Ibrahim sebagai penceramah.
Ketua PCM Tanah Abang I, Yusuf Maulana, dalam sambutannya mengajak seluruh pimpinan dan warga persyarikatan untuk terus menguatkan gerakan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah.
Dia menyampaikan bahwa pengajian ranting merupakan ujung tombak gerakan persyarikatan yang harus terus dihidupkan.
Yusuf juga memaparkan bahwa PCM Tanah Abang I mengelola sejumlah amal usaha di bidang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP, hingga SMK dengan jumlah siswa sekitar 400 orang, serta panti asuhan yang saat ini membina sembilan anak yatim dan dhuafa.
Pada kesempatan tersebut, PCM Tanah Abang I juga menyerahkan donasi kemanusiaan melalui Lazismu untuk korban bencana alam di Sumatra.
Sementara itu, Wakil Camat Tanah Abang Suprayogie menilai Milad Muhammadiyah ke-113 bukan sekadar penanda usia, melainkan refleksi panjang kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kemanusiaan, dan pengentasan kemiskinan.
Ia berharap sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah wilayah dapat terus diperkuat untuk mendorong kemakmuran masyarakat Tanah Abang serta menjaga harmoni sosial dan ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika perkotaan.
Dalam ceramahnya, Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim menekankan bahwa tema Milad Muhammadiyah ke-113, Memajukan Kesejahteraan Bangsa, harus dimaknai sebagai ajakan untuk berlomba dalam kebaikan secara nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, semangat fastabiqul khairat perlu diiringi dengan gerak cepat dan akselerasi dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam berkemajuan di berbagai bidang kehidupan.
Saad Ibrahim menjelaskan bahwa Islam berkemajuan bukan sekadar jargon, melainkan konsep yang telah dirumuskan secara ideologis sejak Muktamar Muhammadiyah dan dituangkan dalam Risalah Islam Berkemajuan. Prinsip tersebut, lanjutnya, menuntut Muhammadiyah untuk selalu berpikir ke depan, adaptif terhadap perubahan zaman, serta konsisten dalam dakwah pencerahan.
Ia juga mengajak PCM Tanah Abang I untuk terus berbenah dan bergerak lebih progresif, baik dalam pengelolaan organisasi maupun pengembangan amal usaha. Dengan gaya santai, Saad Ibrahim menyampaikan dorongan agar pimpinan cabang berani melakukan perubahan konkret sebagai bagian dari ikhtiar memajukan persyarikatan.
Menutup ceramahnya, Saad Ibrahim menyampaikan doa dan harapan agar anak-anak yatim dan dhuafa yang dibina Muhammadiyah dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, mandiri, dan berakhlak mulia. Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur pemerintah wilayah sebagai bentuk sinergi antara persyarikatan dan negara dalam membangun kesejahteraan umat.