Haedar Nashir Nilai Penanganan Pengungsi Harus Jaga Martabat dan Privasi Keluarga

Haedar Nashir Nilai Penanganan Pengungsi Harus Jaga Martabat dan Privasi Keluarga
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengunjungi pengungsian warga terdampak banjir di Gedung Dewan milik pemerintah Perlis – Malaysia, disela kunjungannya ke UMAM, Kamis (27/11). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Menyikapi kondisi darurat pengungsian korban bencana di sejumlah daerah, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyerukan pentingnya penanganan yang menjaga harkat dan martabat manusia.

Dalam keterangannya pada Ahad (30/11), Haedar meminta agar pemerintah sebagai pemegang otoritas dapat memastikan hak-hak dasar pengungsi terpenuhi dengan kebijakan dan fasilitas yang memadai.

Ia menekankan bahwa tempat pengungsian, idealnya di gedung pemerintahan yang memadai, harus memberikan rasa aman, layak, dan terutama privasi bagi setiap keluarga.

“Pemerintah juga perlu memastikan privasi masing – masing keluarga pengungsi. Upaya itu bisa dengan menyediakan tenda untuk masing – masing keluarga di dalam gedung pengungsian. Pengungsi tidak boleh dibiarkan bercampur begitu saja di sebuah tempat yang dijadikan barak,” tegas Haedar.

Menurutnya, kebutuhan untuk menjaga aurat, khususnya bagi anak-anak dan perempuan, adalah hal mendasar yang tidak boleh diabaikan.

Haedar mengusulkan agar langkah-langkah darurat berbasis keluarga ini menjadi prosedur tetap penanganan pengungsi di Indonesia, mengingat potensi bencana yang tinggi.

Sebelumnya, Haedar sempat mengunjungi pengungsian warga terdampak banjir di Gedung Dewan milik pemerintah Perlis – Malaysia, disela kunjungannya ke Universitas Muhammadiyah (UMAM) Malaysia pada Kamis (27/11).

Dalam kunjungan bersama Mufti Perlis Dato’ Arif Perkasa Dr. Mohd Asri bin Zainul Abidin tersebut, Haedar menyaksikan penangangan pengungsi berbasis keluarga.

Walaupun banjir melanda banyak daerah di Perlis, kampus UMAM berada di wilayah yang tidak terdampak banjir. Menurut Naib Concelor UMAM Saidul Amin, Mahasiswa UMAM berada di wilayah aman dan dalam kondisi aman.

“Bahkan mahasiswa UMAM sudah ikut membantu korban banjir di Perlis,” kata Saidul yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Riau tersebut.