Hilman Latief Dorong PTMA Menjadi Wajah Dakwah, Ilmu, dan Amal

Hilman Latief Dorong PTMA Menjadi Wajah Dakwah, Ilmu, dan Amal
Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief dalam Wisuda Umbara, Rabu (10/12). Foto: Tangkap layar YouTube tvMu.

TVMU.TV - Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief menegaskan bahwa keberhasilan 20 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) meraih akreditasi “Unggul” merupakan implementasi nyata dari Risalah Islam Berkemajuan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam Wisuda Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara), Rabu (10/12).

“Yang kedua gerakan Islam sebagai gerakan tajdid, inovasi yang maju. Apapun posisinya untuk terus maju, berinovasi, mencari sesuatu yang baru,” tegas Hilman, merujuk pada etos pembaruan yang harus dimiliki PTMA.

Hilman menjelaskan bahwa sebagai penopang Islam Berkemajuan, PTMA harus berdiri di atas tiga etos utama. Pertama, etos gerakan dakwah Islam sebagai jati diri. Kedua, etos gerakan ilmu yang mewujud dalam layanan pendidikan terbaik. Ketiga, etos gerakan amal yang ia definisikan secara luas.

“Amal adalah kebajikan yang diartikulasikan di ruang publik,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya seluruh sivitas akademika PTMA untuk mendalami pedoman resmi organisasi.

“Oleh karena itu ditelaah lagi dengan seksama, biar dekannya paham, biar kaprodinya paham, dosennya paham, mahasiswanya paham. Karena kita bermuhammadiyah itu mengikuti aturan dan putusan organisasi,” tutur Hilman.

Dengan 164 PTMA yang tersebar di Indonesia, Hilman menegaskan bahwa pengelolaan dan pengembangan kampus harus selalu berlandaskan dokumen organisasi, bukan kehendak pribadi.

Pencapaian 20 PTMA berakreditasi Unggul ini, baginya, adalah bukti bahwa konsistensi pada etos dakwah, ilmu, dan amal mampu menghadirkan keunggulan nyata di dunia pendidikan tinggi.