Irwan Akib Soroti Empat Bekal Wajib Lulusan Kampus Muhammadiyah
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, menekankan empat kualitas penting yang harus dimiliki lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) untuk menjawab tantangan dunia yang semakin kompleks.
Keempat kualitas itu adalah: kemantapan iman, unggul intelektual, anggun berakhlak, dan sigap berkarya.
“Kalau empat-empatnya ini dimiliki oleh para alumni, dia mau kerja di Jepang, mau kerja di peluang yang ada di provinsi, itu semua terbuka bagi alumni,” kata Irwan Akib dalam Wisuda ke-XXII Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo), (23/12).
Pesan ini disampaikan sekaligus sebagai harapan agar seluruh lulusan dapat terserap di dunia kerja dan mengabdi pada masyarakat melalui berbagai cara.
Oleh karena itu, Irwan Akib menegaskan bahwa PTMA memiliki tugas strategis untuk membekali mahasiswanya dengan keempat kompetensi tersebut.
Irwan Akib juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan UMGo, yang asetnya terus bertumbuhan, baik fisik maupun sumber daya manusia dengan bertambahnya jumlah doktor dan profesor.
“Itu semua adalah aset yang bukan hanya menjadi asetnya Universitas Muhammadiyah Gorontalo, tapi juga asetnya Muhammadiyah dan aset bangsa dan negara ini,” imbuhnya.
Di hadapan para wisudawan, Irwan Akib memberikan motivasi khusus. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa dan alumni Muhammadiyah adalah bagian dari jaringan besar 164 PTMA yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu di Malaysia.
“Sehingga anda itu bukan hanya sekadar alumni UMGo, tetapi alumni Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah yang ada di seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar jaringan yang luas, Irwan Akib menegaskan bahwa PTMA adalah rumah besar bagi bangsa-bangsa. Meski berbasis agama Islam, PTMA terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai latar belakang agama, suku, ras, dan golongan, yang mencerminkan kemajemukan Indonesia.
Dengan bekal empat kualitas utama dan dukungan jaringan PTMA yang inklusif, para lulusan diharapkan tidak hanya sukses secara personal, tetapi juga menjadi aset berharga yang sigap membawa manfaat bagi masyarakat luas.