Jaga Kemurnian Tauhid, Buya Risman Ingatkan Bahaya Predator Iman

Jaga Kemurnian Tauhid, Buya Risman Ingatkan Bahaya Predator Iman
Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah, Buya Risman Muchtar dalam acara Mimbar At-Tanwir yang disiarkan di tvMu dan Youtube tvMu Channel, Kamis (9/10).

TVMU.TV - Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Buya Risman Muchtar mengingatkan umat Islam agar mewaspadai hal-hal yang dapat merusak iman atau disebut predator iman.

Pesan tersebut ia sampaikan dalam program Mimbar At Tanwir bertajuk “Predator Iman” yang disiarkan di tvMu dan YouTube tvMu Channel, Kamis (9/10).

Buya Risman mengungkapkan, predator iman adalah segala bentuk perbuatan, ucapan, atau keyakinan yang bisa mengeluarkan seseorang dari Islam setelah ia memasukinya. Karena itu, menjaga kemurnian akidah menjadi hal yang sangat penting agar amal ibadah diterima oleh Allah.

“Untuk mengoptimalkan amal saleh itu ada beberapa syarat penting, di antaranya memurnikan akidah atau tahqiqut tauhid. Amal yang terbaik adalah yang ikhlas, benar, dan dipahami,” ungkapnya dalam acara Mimbar At-Tanwir yang disiarkan di tvMu dan Youtube tvMu Channel, Kamis (9/10).

Lebih lanjut, Buya Risman menyebut beberapa bentuk perusak iman, di antaranya syirik kepada Allah, mengambil perantara selain Allah dalam berdoa, memperolok-olok ajaran agama, hingga berpaling dari syariat Islam. Menurutnya, tindakan seperti itu dapat melemahkan bahkan menggugurkan keimanan seseorang.

Dia menekankan, salah satu upaya menjaga keimanan adalah dengan memperkuat pemahaman tauhid dan berpegang teguh pada ajaran Rasulullah. Selain itu, umat Islam juga perlu berhati-hati dalam memilih pergaulan, karena teman yang salah dapat memengaruhi keyakinan seseorang.

“Orang itu tergantung pada agama temannya. Maka dari itu, perhatikanlah dengan siapa kita berteman,” ujar Buya Risman.

Melalui kajian tersebut, Buya Risman berharap umat Islam senantiasa meningkatkan keimanan dan menjauhkan diri dari segala bentuk penyimpangan yang dapat melemahkan akidah.(Metalina)