Kembalikan Jalan Demokrasi
TVMU.TV - Bangsa ini sudah memilih jalan demokrasi. Jangan lagi ada langkah mundur ke belakang, melalui tindakan anarkis, yang melawan demokrasi itu sendiri. Atas berkat rahmat Allah yang Mahakuasa. Kita telah menikmati anugerah Kemerdekaan, yang tahun ini sudah memasuki tahun ke-80.
Tapi sekarang, ya saat juga. Kita patut merenung, bahwa Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang, bukanlah hadiah dari Amerika, Inggris, Rusia maupun Tiongkok, apalagi penjajah. Bukan, sama sekali bukan.
Kemerdekaan kita, yang kita hirup udaranya sejak 80 tahun lalu itu, merupakan hasil pengorbanan harta, darah, bahkan nyawa para tetua pejuang kita semua, tanpa dibatasi oleh suku, agama, apalagi partai politik. Semua berjuang demi Indonesia.
Sungguh sedih, teramat pedih, negara besar bernama Indonesia, yang didirikan di atas darah perjuangan ini, kondisinya kini nyaris terkoyak, oleh berbagai keadaan. Para politisi, yang difasilitasi oleh konstitusi menduduki kursi, banyak yang abai dengan amanat penderitaan rakyat.
Segala kemewahan ini, memang hasil keringatnya sendiri. Tapi alangkah bijaknya, sebagai wakil rakyat, kemewahan ini tidak usah dipamerkan, apalagi di tengah angka kemiskinan yang masih tinggi.
Kita layak mengecam aksi penjarahan. Kita juga menolak unjukrasa berujung dengan kekerasan, apalagi anarkis. Kita juga menyesalkan jatuhnya korban, oleh aksi kekerasan, oleh siapa pun itu. Semua pihak, harus menahan diri, menghentikan segala aksi kekerasan, dan kembali mengingat urgensi persatuan kita sebagai bangsa.
Kepada segenap elemen bangsa, pemerintah dan aparat negara, politisi, mahasiswa, dan aktivis pergerakan, dan seluruh anak bangsa, perlu kita merenung sejenak, untuk apa kita bernegara? Untuk apa kita memilih jalan demokrasi? Semua itu, demi kesejahteraan rakyat yang berkeadilan sosial.
Demokrasi sejatinya anti-kekerasan. Bukan sebagai ajang penumpahan amarah, dan saling meniadakan, atau berpolitik tanpa etika. Untuk itu, perlu diingat, demokrasi hanya bisa tegak, apabila adanya kebebasan berpendapat, dan terimplementasinya aspirasi rakyat, yang diwadahi oleh tegaknya hukum, serta rasa persaudaraan sesama anak bangsa.
Kepada pelaku kekerasan, yang berakibat tercabutnya nyawa manusia, ingatlah, engkau akan diminta tanggungjawabnya. Jika engkau lolos dari pengadilan dunia, tapi pengadilan akhirat kelak pasti menjamahmu.