Kemenhaj Resmi Gelar Diklat PPIH 2026, 1.636 Petugas Dibekali Pelatihan Semi Militer

Kemenhaj Resmi Gelar Diklat PPIH 2026, 1.636 Petugas Dibekali Pelatihan Semi Militer
Pembukaan Diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Ahad (11/1). Foto: tvMu/ Finy.

TVMU.TV - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program ini menjadi langkah awal pemerintah dalam memastikan kesiapan petugas haji sebelum memberikan pelayanan langsung kepada jemaah di Tanah Suci.

Pembukaan diklat dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Sebanyak 1.636 calon petugas haji mengikuti pelatihan intensif yang berlangsung selama 20 hari, mulai 10 hingga 30 Januari 2026.

Menteri yang akrab disapa Gus Irfan menegaskan bahwa diklat tahun ini dirancang lebih ketat dengan pendekatan semi militer untuk membentuk karakter petugas yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.

“Diklat ini kami rancang secara komprehensif untuk membentuk petugas yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan kesiapan mental yang kuat,” ujar Gus Irfan.

Pendekatan semi militer diterapkan melalui latihan fisik, peraturan baris-berbaris, simulasi pelayanan jemaah, serta pembekalan dasar bahasa Arab. Untuk memperkuat kualitas pelatihan, Kemenhaj RI melibatkan fasilitator dari Markas Besar TNI dan Polri, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, serta ketahanan fisik dan mental peserta.

Pelaksanaan diklat dilakukan secara bertahap dan berada di bawah pengawasan langsung jajaran Kementerian Haji dan Umrah. Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap para petugas PPIH 2026 mampu memberikan pelayanan haji yang profesional, responsif, dan humanis, sehingga penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia. (Finy/ Fachri)