Lazismu Dirikan Posko Mudik di Brebes dan Merak, Layani Kesehatan Pemudik

Lazismu Dirikan Posko Mudik di Brebes dan Merak, Layani Kesehatan Pemudik
Posku Mudikmu Aman Lazismu/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Lazismu bersama sejumlah mitra menghadirkan Posko “Mudikmu Aman 2026” di dua titik strategis jalur mudik, yakni Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dan Terminal Terpadu Merak, Banten. Posko ini difokuskan pada layanan kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan pemudik selama arus Lebaran 2026.

Posko di Kecamatan Paguyangan, Brebes, dikelola Kantor Layanan Cabang (KLC) Lazismu Paguyangan dan beroperasi sejak H-5 hingga H+5 Lebaran. Lokasinya berada di kompleks Perguruan Muhammadiyah Paguyangan, bekerja sama dengan Masjid Ahmad Dahlan setempat.

Perwakilan KLC Paguyangan, Faisal Nur Fahmi, mengatakan posko menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan pemudik.

“Posko ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti layanan kesehatan, ambulans, tempat istirahat yang nyaman, hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah, penanganan kelelahan, hingga bantuan untuk kondisi darurat ringan. Selain itu, posko dilengkapi sekitar 10 tempat tidur, toilet ramah disabilitas, ruang laktasi, serta area parkir.

Tak hanya layanan kesehatan, posko juga menyediakan takjil gratis saat berbuka puasa dan makanan sahur bagi pemudik. Ambulans disiagakan untuk mengantar pemudik yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Sementara itu, posko di Terminal Terpadu Merak melayani pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatra. Posko ini dikelola tim gabungan yang melibatkan Poltekkes ‘Aisyiyah, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Cilegon, serta relawan Muhammadiyah.

Penanggung jawab program Mudikmu Aman Lazismu Pusat, Rudi Susanto, menjelaskan bahwa posko tersebut dirancang untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif bagi pemudik.

“Kami melihat kebutuhan pemudik cukup tinggi, mulai dari keluhan masuk angin hingga kram otot. Kehadiran posko ini diharapkan bisa menjadi solusi cepat dan tepat,” jelasnya.

Kehadiran posko ini mendapat respons positif dari pemudik. Banyak di antaranya memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

Pelaksanaan program ini juga melibatkan berbagai organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Kokam, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul ‘Aisyiyah, yang berperan sebagai relawan di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi wujud gotong royong dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, Lazismu berencana memperluas jangkauan posko di titik-titik strategis lainnya seiring meningkatnya kebutuhan pemudik.

“Harapan kami, dukungan dari Lazismu Pusat dan para mitra dapat terus berlanjut, sehingga pelayanan kepada pemudik bisa semakin optimal di tahun-tahun mendatang,” tutup Faisal.