Lazismu Terima Zakat Karyawan Telkomsel, Syafiq A Mughni Soroti Nilai Ketakwaan Ramadan

Lazismu Terima Zakat Karyawan Telkomsel, Syafiq A Mughni Soroti Nilai Ketakwaan Ramadan
Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni menerima zakat dari Serikat Pekerja Telkomsel (SEPakat) yang dikelola Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) di Medan, Rabu (4/3). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Serikat Pekerja Telkomsel (SEPakat) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial melalui penghimpunan dana zakat karyawan yang dikelola Majelis Telkomsel Taqwa (MTT). Dana tersebut secara resmi disalurkan kepada Lazismu dalam kegiatan buka puasa bersama karyawan Telkom di Medan, Rabu (4/3).

Penyerahan dana zakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi Islam dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas langkah kolaboratif tersebut.

Dalam sambutannya, Syafiq menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan Telkomsel yang tergabung dalam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) atas komitmen mereka dalam membangun kerja sama sosial melalui pengelolaan zakat. Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada Lazismu merupakan amanah besar untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan yang diadakan hari ini tentunya membawa berkah karena Muhammadiyah melalui LazisMu menerima sumbangan dari Bapak-Bapak, Ibu-ibu dan Saudara-saudara di Telkomsel yang merupakan penghargaan dan kepercayaan bagi kami untuk menyalurkan bantuan sesuai yang diharapkan sehingga mendorong kami lebih keras lagi berjuang untuk kepentingan masyarakat, membantu para dhuafa dan mustadhafin, fuqoro, dan masakin,” ujarnya.

Menurut Syafiq, momentum Ramadan menjadi waktu yang sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai ketakwaan dan kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.

“Ini adalah momen yang sangat penting di bulan Suci Ramadan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW mengajarkan supaya puasa kita menjadi puasa yang berhasil membawa kita menjadi orang-orang yang bertakwa,” katanya.

Syafiq juga mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan kewajiban puasa bagi umat Islam agar mencapai derajat ketakwaan.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Ia menekankan bahwa yang terpenting bagi setiap Muslim bukanlah menilai apakah dirinya sudah mencapai tingkat takwa tertentu, melainkan terus berupaya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah dari waktu ke waktu.

“Kita tidak penting bertanya apakah kita sudah menjadi orang yang bertakwa atau belum. Apakah takwa kita masih rendah atau sudah tinggi, itu hak Allah untuk menilai. Tetapi bagi kita adalah berusaha untuk memperbaiki, selalu meningkatkan takwa,” jelasnya.

Syafiq menambahkan bahwa puasa juga memiliki banyak hikmah yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter dan pengendalian emosi. Ramadan, menurutnya, menjadi momentum latihan untuk mengelola kemarahan serta memperkuat empati sosial terhadap sesama.

“Maka Islam mengajarkan dan mendorong untuk menjadi orang yang mampu mengelola dan mengendalikan marah itu,” katanya.

Selain memperkuat spiritualitas dan pengendalian diri, puasa juga mendorong umat Islam untuk memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Hal tersebut, menurut Syafiq, tercermin dari kontribusi zakat dan bantuan yang diberikan karyawan Telkomsel kepada masyarakat melalui Lazismu.

Dalam kesempatan yang sama, penyerahan dana zakat diterima langsung oleh Direktur Penghimpunan dan Kerja Sama Lazismu, Muhammad Sholeh Farabi. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh karyawan Telkomsel serta menegaskan komitmen Lazismu untuk menyalurkan dana zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Kolaborasi antara Telkomsel, Lazismu, dan Muhammadiyah dinilai menjadi contoh sinergi produktif antar lembaga dalam memperluas dampak kebaikan bagi masyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang terorganisir dan kolaboratif, kontribusi tersebut diharapkan dapat membantu pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, seluruh pihak berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan karyawan Telkomsel dapat terus berkembang serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.