Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Gerakan Perdamaian Global
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menggelar puncak Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Yogyakarta pada Selasa (19/5/2026) dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”.
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen ‘Aisyiyah dalam memperkuat gerakan dakwah kemanusiaan, pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban berkemajuan di tingkat nasional maupun global.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang ‘Aisyiyah yang telah memasuki usia lebih dari satu abad.
Menurut Haedar, Milad ke-109 menjadi momentum penting untuk memperkuat kontribusi dakwah dan gerakan sosial ‘Aisyiyah bagi kemajuan bangsa.
“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan tahniah dan selamat atas Milad yang telah mencapai usia satu abad lebih sembilan tahun ini. Kami yakin dengan usia panjang tersebut, ‘Aisyiyah akan semakin unggul dan berkemajuan,” ujarnya.
Haedar juga menilai ‘Aisyiyah konsisten menghadirkan berbagai gerakan pembaruan melalui bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, hingga pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Sementara itu, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan tema Milad tahun ini mencerminkan arah gerakan ‘Aisyiyah yang menempatkan nilai kemanusiaan dan perdamaian sebagai inti dakwah.
Menurutnya, dakwah kemanusiaan penting untuk membangun masyarakat harmonis di tengah keberagaman agama, budaya, dan pandangan hidup.
“Dakwah kemanusiaan mengajarkan pentingnya dialog antaragama, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kerja sama antar komunitas masyarakat,” kata Salmah.
Ia menjelaskan konsep perdamaian dalam perspektif ‘Aisyiyah mencakup tiga dimensi utama, yakni dimensi ilahiyah atau ketauhidan, dimensi kemanusiaan, dan dimensi kauniyah yang menekankan keseimbangan serta keharmonisan alam semesta.
Melalui pendekatan tersebut, ‘Aisyiyah optimistis dapat terus memperluas kontribusi dalam misi kemanusiaan dan perdamaian di berbagai sektor kehidupan.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, menegaskan Amal Usaha Muhammadiyah harus hadir sebagai ruang pengabdian yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Sebagai AUM, kami hadir bukan hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga ruang pengabdian dalam menghadirkan kemaslahatan dan perdamaian umat dan bangsa,” ujarnya.
Puncak Milad ke-109 ‘Aisyiyah juga dirangkaikan dengan soft launching TK ABA Semesta dan peluncuran 116 Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah sebagai bagian dari penguatan layanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Warsiti menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNISA Yogyakarta dalam mendukung pembinaan dan pendirian TK ABA Semesta.
Melalui Milad ke-109 ini, ‘Aisyiyah kembali menegaskan posisinya sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang konsisten menghadirkan dakwah berbasis kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian di tengah tantangan global yang semakin kompleks.