Pembangunan Venue Muktamar Dikebut, Sport Hall Walidah Rampung September 2026

Pembangunan Venue Muktamar Dikebut, Sport Hall Walidah Rampung September 2026
Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah memastikan pelaksanaan Muktamar 2029 di Medan tidak lagi menggunakan tenda seperti penyelenggaraan sebelumnya. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Panitia Muktamar ke-49 Muhammadiyah memastikan pelaksanaan Muktamar 2029 di Medan tidak lagi menggunakan tenda seperti penyelenggaraan sebelumnya. Sebagai gantinya, panitia tengah menyiapkan Auditorium Berkemajuan berkapasitas 7.500 orang yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai 56 persen.

Selain auditorium, kawasan terpadu tersebut juga akan dilengkapi Sport Hall Walidah dan Masjid KH Ahmad Dahlan yang dibangun di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof. Akrim, mengatakan pembangunan kompleks tersebut menjadi salah satu proyek strategis Muhammadiyah dalam menyambut Muktamar ke-49 sekaligus memperkuat infrastruktur pendidikan Persyarikatan.

“Auditorium Berkemajuan akan menjadi kebanggaan Muhammadiyah. Gedung ini berkapasitas 7.500 orang, Sport Hall Walidah mampu menampung 2.500 orang, sedangkan Masjid KH Ahmad Dahlan berkapasitas sekitar 1.500 hingga 2.500 jamaah,” ujar Akrim saat Resepsi Milad ke-108 ’Aisyiyah di Kampus Utama UMSU, Medan, Senin (6/7).

Menurut Akrim, pembangunan Sport Hall Walidah telah mencapai 88 persen, sehingga diproyeksikan selesai lebih cepat dibandingkan Auditorium Berkemajuan. Gedung tersebut akan menjadi venue utama Muktamar ’Aisyiyah dan ditargetkan rampung pada September 2026.

“Maka selamat untuk ibu-ibu ’Aisyiyah, gedungnya lebih duluan siap dibandingkan gedung Muktamar Muhammadiyah. Dan insyaallah paling lama September 2026 sudah selesai,” katanya.

Sebelum digunakan untuk Muktamar, Sport Hall Walidah direncanakan menjadi lokasi penyelenggaraan Milad ke-114 Muhammadiyah yang akan digelar tahun ini. UMSU bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara menargetkan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 15.000 hingga 20.000 peserta.

Ke depan, kawasan pembangunan venue Muktamar akan dikembangkan menjadi kampus terpadu UMSU. Selain fasilitas pendidikan dan olahraga, area tersebut juga akan dilengkapi ruang terbuka hijau yang disebut sebagai “taman surga”, berisi berbagai tanaman buah seperti durian dan rambutan.

Konsep tersebut diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas akademik, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi peserta dan penggembira Muktamar saat berlangsungnya agenda permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah lima tahunan itu.

Dengan pembangunan infrastruktur permanen tersebut, Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan diharapkan menghadirkan penyelenggaraan yang lebih representatif, modern, dan mampu menjadi warisan fasilitas bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Sumatera Utara.