Rakornas LLHPB ’Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Nasional, Tuntaskan Amanah Muktamar Menuju 2027

Rakornas LLHPB ’Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Nasional, Tuntaskan Amanah Muktamar Menuju 2027
Peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LLHPB Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah se-Indonesia berfoto bersama secara virtual melalui Zoom. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Kantor PP 'Aisyiyah, Yogyakarta, Sabtu (4/7/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat (PP) ’Aisyiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) secara hybrid dari Kantor PP ’Aisyiyah, Yogyakarta, Sabtu (4/7/2026).

Forum ini menjadi ajang konsolidasi nasional untuk mengevaluasi capaian program, memperkuat sinergi antarpimpinan wilayah, sekaligus menyusun strategi penyelesaian amanah Muktamar menuju Tanwir dan Muktamar ’Aisyiyah ke-49 pada 2027.

Ketua LLHPB PP ’Aisyiyah, Rahmawati Husein, mengatakan Rakornas menjadi momentum penting untuk memetakan perkembangan gerakan lingkungan hidup dan penanggulangan bencana yang telah dijalankan di berbagai daerah.

“Rakornas yang kedua ini bertujuan mengetahui capaian apa saja yang sudah dilakukan oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia. Harapannya, melalui laporan ini kita bisa memahami gerak langkah lembaga, sekaligus menjadi bahan pelaporan untuk Tanwir kedua Pimpinan Pusat ’Aisyiyah pada Desember mendatang,” ujar Rahmawati.

Menurutnya, Rakornas tidak hanya berfungsi sebagai forum pelaporan, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarpimpinan wilayah. Melalui forum tersebut, LLHPB ingin memastikan seluruh wilayah mampu menuntaskan program prioritas pada sisa masa kepengurusan sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan hidup dan kebencanaan.

“Yang terpenting, kita bisa saling memotivasi, saling menguatkan, dan saling mengingatkan apa yang bisa kita lakukan bersama sesuai keputusan Muktamar dan tujuan besar ’Aisyiyah untuk ikut terlibat dalam merespons persoalan-persoalan lingkungan, baik di Indonesia maupun secara global,” imbuhnya.

Rahmawati mengungkapkan, hingga pelaksanaan Rakornas, sebanyak 28 dari 35 LLHPB Pimpinan Wilayah ’Aisyiyah telah mengirimkan laporan pemetaan kelembagaan. Namun, laporan capaian program baru diterima dari 19 wilayah. Karena itu, ia mendorong seluruh wilayah segera melengkapi laporan sebagai bahan evaluasi organisasi dan penyusunan program ke depan.

Sementara itu, Ketua PP ’Aisyiyah, Prof. Masyitoh Chusnan, menegaskan Rakornas memiliki arti strategis karena organisasi memasuki tahun terakhir periode kepengurusan sebelum Muktamar ke-49 pada 2027. Menurutnya, seluruh amanah hasil Muktamar ke-48 harus dipastikan terlaksana secara optimal.

“Mari kita lihat program-program apa saja yang belum terlaksana, masalah apa saja yang masih menjadi kendala, kemudian kita rumuskan rencana tindak lanjutnya agar ketertinggalan yang ada bisa segera dikejar,” tegas Masyitoh.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan LLHPB sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk program-program yang lahir di luar keputusan Muktamar. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kemampuan ’Aisyiyah dalam membaca dinamika zaman dan menghadirkan solusi atas tantangan lingkungan hidup serta kebencanaan yang semakin kompleks.

Dalam arahannya, Masyitoh mengingatkan bahwa gerakan LLHPB merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas ’Aisyiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan, gerakan perempuan berkemajuan, gerakan amal, gerakan ilmu, serta gerakan kebangsaan dan kemanusiaan universal. Karena itu, penguatan kapasitas organisasi harus terus dilakukan melalui peningkatan kompetensi, kolaborasi lintas sektor, dan pengembangan inovasi.

“Sharing best practice dari berbagai wilayah menjadi sangat penting. Dari sana kita dapat melihat wilayah yang dapat menjadi role model sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Mudah-mudahan Rakornas ini menghasilkan sesuatu yang sangat bermakna untuk kita semua,” tuturnya.

Melalui Rakornas ini, LLHPB PP ’Aisyiyah berharap terbangun konsolidasi organisasi yang semakin kuat di seluruh Indonesia. Berbagai praktik baik, inovasi, dan pengalaman dari setiap wilayah diharapkan dapat menjadi inspirasi bersama dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana, sekaligus memperluas kontribusi ’Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang tangguh dan lingkungan yang berkelanjutan.