Lembaga Pemeriksa Halal Muhammadiyah dan ALS Technichem Malaysia Kerja Sama Kembangan Ekosistem Halal Digital
Lembaga Pemeriksa Halal - Kajian Halalan Thoyyiban PP Muhammadiyah dan ALS Technichem, Malaysia menandatangani MoU terkait pengembangan Ekosistem Halal Digital di Indonesia.
TVMU.TV - Lembaga Pemeriksa Halal - Kajian Halalan Thoyyiban Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan ALS Technichem, Malaysia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan Ekosistem Halal Digital di Indonesia.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Nadratuzzaman Hosen selaku Direktur Utama Lembaga Pemeriksa Halal - Kajian Halalan Thoyyiban PP Muhammadiyah, Dato Lukman Ibrahim selaku Group Executive Director ALS Technichem Malaysia, dan Intan Suriya selaku Direktur Kemitraan Internasional & Acara Global Serunai Commerce di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (9/8).
Selain itu turut disaksikan oleh Zaid Abdullah selaku Chairman Zaiyadal Group dan ALS Technichem Malaysia, Rafik Djunaedi selaku Direktur Administrasi, Keuangan dan Digitalisasi Lembaga Pemeriksa Halal Kajian Halalan Thoyyiban PP Muhammadiyah serta Elvina A. Rahayu selaku Direktur Sertifikasi serta Kerjasama Dalam dan Luar Negeri Lembaga Pemeriksa Halal - Kajian Halalan Thoyyiban PP Muhammadiyah.
Acara ini dimeriahkan oleh kehadiran Datuk Amer Bukvic selaku Direktur dan Resident Representative Islamic Development Bank (IsDB) Regional Hub Indonesia. Kehadirannya menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini serta mendukung visi Indonesia untuk menjadi pemimpin global dalam industri Halal.
Nota Kesepahaman ini menandai aliansi strategis yang bertujuan untuk menciptakan Ekosistem Halal Digital yang komprehensif, dalam hal ini Ekosistem Halal Muhammadiyah akan menerapkan teknologi digital canggih untuk merampingkan proses pendampingan Proses Produksi Halal dan Audit Halal di seluruh lembaganya dengan memanfaatkan keahlian dan kemampuan teknologi dari Serunai Commerce dan ALS Technichem.
Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan standar dan praktik Halal di dalam Ekosistem Halal Muhammadiyah, selaras dengan inisiatif Pemerintah Indonesia yang lebih luas untuk meningkatkan industri Halal di Indonesia.
Direktur Utama Lembaga Pemeriksa Halal - Kajian Halalan Thoyyiban PP Muhammadiyah, Nadratuzzaman Hosen dalam sambutannya mengatakan, pihaknya secara aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan keislaman dan pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kami sekarang berekspansi ke sektor ekonomi, dengan fokus pada usaha kecil dan turunan ekonomi dari universitas dan rumah sakit. Menyadari kebutuhan kami akan keahlian teknologi, kami bermaksud untuk berkolaborasi dengan Serunai dan ALS dalam bidang ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Zaid Abdullah selaku Chairman Zaiyadal Group dan ALS Technichem Malaysia menyebutkan, penandatanganan kerja sama ini memberikan kesempatan pihaknya untuk memperluas layanan di bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan medis melalui lembaga-lembaga Muhammadiyah dan layanan kesehatan masyarakat.
"Sekarang saatnya untuk fokus pada ekosistem Halal. Kami bertujuan untuk meluncurkan inisiatif ini di Indonesia, yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia dan diakui sebagai pemimpin global dalam bidang Halal. Melalui kolaborasi ini, kami berupaya memberdayakan produsen Indonesia untuk menjadi produsen produk Halal ” tambahnya.
Lalu, Direktur dan Resident Representative IsDB Regional Hub Indonesia Datuk Amer Bukvic menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu negara-negara anggota dalam mencapai pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui keberhasilan implementasi kerja sama Reverse Linkage di Indonesia, dengan fokus pada Ekosistem Halal Digital.
"Perjanjian antara Serunai Commerce, Muhammadiyah Group, dan ALS ini menunjukkan dedikasi kolektif kami terhadap inovasi, keunggulan, dan keberlanjutan. Saya yakin bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia dan sekitarnya,” ujarnya.
Penandatanganan MoU ini dibangun di atas momentum yang dihasilkan oleh Proyek Hubungan Timbal Balik IsDB antara Indonesia dan Malaysia dalam pengembangan Ekosistem Halal Digital, yang telah membangun fondasi yang kuat untuk meningkatkan infrastruktur dan kapabilitas Halal.
Kolaborasi baru ini bertujuan untuk membangun kesuksesan tersebut, dan memperluas ekosistem Halal digital di Indonesia, memperkuat komitmen terhadap keaslian, kualitas, dan promosi produk Halal yang komprehensif.
Verify Halal, sebuah inisiatif unggulan dari Serunai Commerce, memainkan peran penting dalam kolaborasi ini. Sebagai platform digital yang kuat, platform ini menyederhanakan sertifikasi dan verifikasi Halal, memastikan transparansi dan ketertelusuran dalam rantai pasokan Halal.
Dengan mengintegrasikan Verify Halal, kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan Ekosistem Halal Digital Indonesia, memberikan informasi yang real-time dan dapat diandalkan tentang produk dan layanan Halal, meningkatkan kepercayaan konsumen, memfasilitasi kepatuhan bisnis, dan mendukung kerangka kerja jaminan Halal yang komprehensif.
Seiring dengan berjalannya kemitraan ini, Serunai Commerce, Muhammadiyah, dan ALS Technichem akan bekerja sama di berbagai bidang yang meliputi, berbagi pengetahuan, keahlian, dan sumber daya. Upaya koordinasi ini akan mendorong pertumbuhan dan inovasi bersama, mendorong pertumbuhan dan pengakuan global atas produk Halal.
Saksikan Festival Pers dan Literasi Muhammadiyah 2024