Mahasiswa UMS Revitalisasi Perpustakaan Sekolah, Perkuat Literasi dan Akses Digital Siswa

Mahasiswa UMS Revitalisasi Perpustakaan Sekolah, Perkuat Literasi dan Akses Digital Siswa
Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS melakukan revitalisasi perpustakaan di MTs Muhammadiyah 3 Kerjo, Kabupaten Karanganyar sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan akses pembelajaran berbasis digital bagi siswa. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan revitalisasi perpustakaan di MTs Muhammadiyah 3 Kerjo, Kabupaten Karanganyar, sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan akses pembelajaran berbasis digital bagi siswa.

Program yang dilaksanakan pada Januari hingga awal Februari 2026 ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Revitalisasi difokuskan pada pembenahan fasilitas perpustakaan sekaligus pengembangan sistem literasi yang lebih modern dan interaktif.

Kegiatan dimulai dengan pembersihan ruang perpustakaan, penataan ulang rak dan koleksi buku, serta dekorasi ruangan agar lebih nyaman dan menarik bagi siswa. Selain itu, mahasiswa UMS juga menghadirkan inovasi berupa koleksi buku digital (e-book) yang dapat diakses secara daring.

Mahasiswa KKN-Dik UMS, Muhammad Farrellian Jordan Prasetya, menyampaikan bahwa penguatan literasi digital menjadi salah satu fokus utama program ini.

“Penambahan e-book di perpustakaan sekolah menjadi langkah strategis dalam mendukung literasi digital dan menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, koleksi e-book terdiri atas buku fiksi dan nonfiksi yang dihimpun dalam satu sistem berbasis penyimpanan digital, sehingga memudahkan siswa mengakses bahan bacaan kapan saja dan di mana saja.

Kepala sekolah MTs Muhammadiyah 3 Kerjo, Siti Indrasti, mengapresiasi kontribusi mahasiswa UMS. Ia menyebut, dalam sepekan setelah revitalisasi, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat signifikan.

“Respon guru dan siswa sangat senang karena dapat meningkatkan budaya literasi pada lingkungan madrasah. Strategi dalam menjaga dan mengelola perpustakaan agar tetap aktif yaitu dengan pengelolaan dan manajemen perpustakaan dengan mencatat seluruh buku, mencatat kunjungan siswa serta pelayanan yang ramah bagi siswa yang berkunjung ke perpustakaan,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa UMS tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga mendorong transformasi perpustakaan menjadi ruang belajar yang aktif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Revitalisasi tersebut diharapkan menjadi model pengembangan perpustakaan sekolah berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lokal.