MDMC Fasilitasi Sekolah Darurat SD 100207 Tandihat di Tapanuli Selatan

MDMC Fasilitasi Sekolah Darurat SD 100207 Tandihat di Tapanuli Selatan
MDMC memfasilitasi pembangunan sekolah darurat bagi SD Negeri 100207 Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memfasilitasi pembangunan sekolah darurat bagi SD Negeri 100207 Tandihat di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sekolah darurat tersebut mulai digunakan sejak 5 Februari 2026 guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung pascabencana.

Pembangunan sekolah darurat ini dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana.

Wakil Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah, Budi Santoso, mengatakan pendanaan pembangunan sekolah darurat bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sementara MDMC berperan memfasilitasi proses pembangunan sekaligus penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran.

Fasilitas yang disediakan meliputi instalasi listrik, meja dan kursi untuk siswa serta guru, papan tulis, dan kipas angin guna menunjang kenyamanan proses belajar mengajar dalam kondisi darurat.

Menurut Budi, pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas dalam respons pascabencana karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan proses belajar dan pemulihan psikososial anak-anak terdampak.

“Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu optimalisasi pemanfaatan sekolah darurat bagi siswa dan tenaga pendidik,” ujar Budi dalam keterangan pers yang diterima pada Rabu (25/2/2026).

Sekolah darurat SD Negeri 100207 Tandihat akan digunakan hingga pembangunan gedung sekolah permanen oleh pemerintah selesai dilaksanakan. Kehadiran fasilitas sementara ini diharapkan dapat mencegah terjadinya jeda panjang dalam proses pendidikan siswa.

Selain sarana dasar, MDMC mencatat masih dibutuhkan dukungan tambahan berupa buku pelajaran serta perangkat pendukung pembelajaran digital, seperti laptop dan perangkat tata suara, guna meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.

MDMC menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, khususnya di sektor pendidikan yang dinilai sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan dan masa depan generasi muda.