Menuju Usia Lima Abad Jakarta, PLN UID Jakarta Raya Pasok Listrik 20,35 MVA untuk 10 Pelanggan Strategis
TVMU.TV - Menjelang perjalanan Kota Jakarta menuju usia lima abad, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memperkuat keandalan pasokan listrik guna menopang akselerasi pertumbuhan ekonomi, layanan publik, hingga ekosistem kendaraan listrik di ibu kota.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ciracas dengan 10 pelanggan tegangan menengah. Penandatanganan yang berlangsung di Amanaia Green Terrace, Jakarta Timur, pada Kamis, 24 September 2026 ini mencatatkan total daya tersambung mencapai 20,355 megavolt ampere (MVA).
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan fondasi utama dalam menjaga denyut produktivitas dan iklim investasi di Jakarta.
“Menuju lima abad Jakarta, aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat akan terus berkembang. PLN ingin memastikan pertumbuhan tersebut ditopang oleh infrastruktur kelistrikan yang andal dan mampu mengikuti kebutuhan pelanggan. Setiap tambahan daya yang tersambung kami harapkan dapat menjadi energi untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang pengembangan usaha, serta memberikan manfaat bagi perekonomian Jakarta,” ujar Andy Adcha di Jakarta.
Kesepakatan SPJBTL ini mencakup sektor-sektor vital perkotaan, seperti penyedia transportasi publik, fasilitas pelayanan kesehatan, industri manufaktur, hingga infrastruktur pendukung pengisian daya kendaraan listrik.
Beberapa entitas yang melangsungkan akad penandatanganan antara lain PT Mayasari Bakti, Rumah Sakit Adhyaksa Jakarta, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, PT Super Sinar Abadi, PT High Volt Technology, PT Sriartha Jaya Energy, PT Futura Smart Solution, serta PT Usaha Chunlan Indonesia yang menandatangani tiga SPJBTL sekaligus.
Direktur PT Mayasari Bakti, Akhmad Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan PLN dalam merespons kebutuhan elektrifikasi armada transportasi umum berbasis baterai di DKI Jakarta.
“Kami mengapresiasi respons cepat PLN dalam melayani kebutuhan pelanggan. Bagi kami, listrik merupakan kebutuhan utama dalam mendukung layanan bus listrik kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami juga mendapatkan layanan yang terintegrasi dari PLN bersama subholding dan anak perusahaan PLN untuk mendukung kebutuhan usaha kami,” ungkap Akhmad.
Melalui penambahan daya 20,355 MVA lintas sektor ini, PLN UID Jakarta Raya menegaskan perannya sebagai penggerak utama (driver) pertumbuhan ekonomi yang siap mengawal transformasi Jakarta menjadi kota global yang hijau dan modern.
