Muhammadiyah Salurkan Bantuan 30 Ton Beras Emirates Red Crescent ke Sumut dan Aceh
TVMU.TV - Sebanyak 30 ton beras bantuan kemanusiaan dari Emirates Red Crescent, organisasi kemanusiaan Uni Emirat Arab, secara resmi disalurkan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Bantuan yang diterima di Posko BPBD Kota Medan ini langsung dialihkan ke gudang khusus milik Muhammadiyah untuk proses selanjutnya.
Proses penyaluran bantuan ini melibatkan koordinasi yang matang. Sarniyah selaku Anggota Bidang Tanggap Darurat Rehabilitasi Rekonstruksi MDMC menjelaskan bahwa pihaknya bersama tiga lembaga lainnya sempat berdiskusi dengan BPBD Sumatera Utara mengenai mekanisme terbaik.
“Kami diajak berdiskusi bersama 3 lembaga lainnya yang direkomendasikan oleh BPBD, kira-kira itu disalurkan lewat mana? Singkatnya, Emirates Red Crescent selaku donatur memilih MDMC untuk menyalurkan beras yang dikembalikan oleh BPBD,” ujar Sarniyah.
Untuk memastikan transparansi, bantuan dari UEA ini akan disalurkan secara terpisah namun bersamaan dengan bantuan dari donatur Muhammadiyah lainnya. Totalnya, setidaknya enam truk akan dikerahkan untuk mengangkut seluruh bantuan ke daerah terdampak.
“Jadi ini tidak dicampur ya dengan bantuan donatur lainnya. Untuk rencana pembagian sendiri, kita membagi berdasarkan data yang masuk dari posko dan pos pendampingan Muhammadiyah untuk Sumut,” jelas Sarniyah.
“Untuk totalnya kami menyalurkan seluruh bantuan yang kami terima (sekitar 6 truk) ke daerah terdampak bencana di Sumut dan sekitarnya,” tambahnya.
Hasyimsyah Nasution selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara mengungkapkan, lokasi penyaluran telah ditentukan untuk wilayah Kota Medan, Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan juga Aceh. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Sudah hampir 3 pekan bencana ini dialami oleh saudara kita di 3 provinsi di Sumatera. Kami turut ucapkan terima kasih atas bantuan 30 ton beras yang diberikan oleh Emirates Red Crescent,” ucap Hasyimsyah.
Ia menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menyalurkan bantuan dengan tepat dan responsif.
“Tentu saja Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah harus mengambil upaya-upaya secara responsif, cepat, tepat sehingga kepercayaan orang yang disalurkan lewat Muhammadiyah berupa donasi akan kita selenggarakan secara sebaik-baiknya.”