Muhammadiyah Terima Hibah Lahan 2,6 Hektare di Sungai Penuh untuk Pengembangan Pendidikan

Muhammadiyah Terima Hibah Lahan 2,6 Hektare di Sungai Penuh untuk Pengembangan Pendidikan
PP Muhammadiyah menerima hibah lahan seluas 26.341,71 meter persegi di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Penyerahan berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (14/3). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima hibah lahan seluas 26.341,71 meter persegi di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang direncanakan untuk pengembangan pusat pendidikan baru. Lahan tersebut dihibahkan oleh Abdul Murady Darmansyah kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Muhammadiyah untuk mengelola lahan tersebut demi kepentingan umat dan masyarakat luas.

“Ini bukan semata-mata untuk Muhammadiyah, bahkan Muhammadiyah ini hanyalah wasilah saja. Secara luas, ini adalah untuk kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Haedar dalam acara penyerahan hibah yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Haedar, hibah tanah tersebut memiliki makna penting sebagai bentuk amal jariyah yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya melalui pengembangan lembaga pendidikan.

Ia juga mengingatkan pesan dalam hadis Nabi Muhammad SAW mengenai tiga amalan yang tidak terputus meskipun seseorang telah meninggal dunia.

“Idza matabnu aadama ingqata’a ‘amaluhu illa min tsalaasin: shadaqatin jariatin au ‘ilmin yuntafa’u bihi au waladin shaalikhin yad’ulah. Apabila telah mati anak Adam, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim, No. 1631)

Haedar menjelaskan bahwa hibah tersebut dapat menjadi sedekah jariyah yang berkelanjutan, terutama jika dimanfaatkan untuk pengembangan lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berilmu dan berakhlak.

“Artinya ini akan menjadi shodaqoh yang berkelanjutan karena juga dimanfaatkan oleh dan untuk kemaslahatan umat. Jadi harapan ini tinggi, lebih-lebih jika untuk lembaga pendidikan yang nantinya akan dididik menjadi anak-anak yang berbuat birul walidain,” jelasnya.

Muhammadiyah berharap keberadaan lahan tersebut dapat menjadi fondasi bagi pengembangan amal usaha pendidikan di wilayah Sungai Penuh dan sekitarnya, sehingga memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan sekaligus kemajuan masyarakat di daerah tersebut.