Pengajian Ramadan Uhamka Angkat Nilai Syukur dan Amanah bagi Civitas Akademika
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) menggelar Pengajian Ramadan 1447 Hijriah bertajuk Madrasah Ramadan Ciptakan Insan Berkeadaban Tebar Rahmat Berkemajuan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan bagi sivitas akademika selama bulan suci Ramadan.
Pengajian yang berlangsung di kampus Uhamka pada Jumat (13/3), menghadirkan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, Sayuti mengajak umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, untuk memperkuat rasa syukur dalam kehidupan dan perjuangan organisasi.
Ia mencontohkan kisah para muhajirin dalam QS Al-Anfal ayat 26 yang awalnya berada dalam kondisi lemah dan tertindas di Makkah, namun kemudian memperoleh pertolongan dan kekuatan di Madinah.
“Berkaca dari cerita itu dan dalam konteks kemuhammadiyahannya, ketika Muhammadiyah mendirikan langgar Ahmad Dahlan dulu dibakar, ditentang masyarakat tapi dalam perkembangannya Muhammadiyah malah dapat berdiri tegak dan maju,” jelas Sayuti.
Menurutnya, kemajuan Muhammadiyah saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.
“Di balik itu, kita perlu mengingat bahwa ada perjuangan yang begitu besar. Ada jutaan orang, perjuangan, jihad lahir batin, kerja sama, keikhlasan, ujian dan cobaan, bahkan air mata. Maka itulah pentingnya rasa syukur,” imbuhnya.
Selain menekankan pentingnya syukur, Sayuti juga mengingatkan agar umat Islam menjaga amanah sebagaimana pesan dalam QS Al-Anfal ayat 27. Dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa kaum muslim tidak boleh mengkhianati Allah dan Rasul serta amanat yang telah dipercayakan.
Ia menilai bulan Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas iman sekaligus kinerja dalam kehidupan sehari-hari.
“Iman itu tidak hanya keyakinan, tapi juga harus diwujudkan dalam amal. Bagi dosen, amal itu diwujudkan melalui penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Sayuti juga meyakini bahwa perkembangan dan kemajuan Uhamka ke depan dapat memberikan kontribusi positif bagi citra umat Islam. Oleh karena itu, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri sekaligus meningkatkan kualitas iman, rasa syukur, dan kinerja melalui amal nyata.
Dengan semangat tersebut, ia berharap Muhammadiyah terus mampu berdiri tegak, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan peradaban umat Islam di masa mendatang.