Perkuat Kolaborasi, Muhammadiyah Terima Kunjungan Kemenlu
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan kerja Prasetyo Hadi, Staf Ahli Bidang Kerjasama Hubungan Antarlembaga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam rangka memperkuat kolaborasi diplomasi berbasis masyarakat sipil di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (26/10).
Pertemuan yang dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni dan jajaran Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) ini membahas berbagai program strategis organisasi.
Syafiq A. Mughni menyampaikan kesiapan Muhammadiyah mengintegrasikan agenda nasional dengan diplomasi global.
Ia menekankan program unggulan seperti Muhammadiyah Aid (MuAid) dan MDMC yang baru saja mendapat verifikasi sebagai Emergency Medical Team (EMT) pertama di Indonesia dari WHO.
Sementara itu, Yayah Khisbiyah selaku Sekretaris LHKI, memaparkan sejumlah inisiatif diplomasi kemanusiaan.
"LHKI bersama MuAid menginisiasi 'Peacebuilding Lab for Palestine' yang dilaksanakan di Palestina dan Jordania guna memberdayakan kaum muda dan Perempuan Palestina," jelasnya.
Program lain yang dikembangkan meliputi: Muhammadiyah Diplomacy Training (MDT) dengan tema "Green Diplomacy and Humanitarian Engagement", pengembangan Muhammadiyah Climate Center (MCC) untuk energi terbarukan, kolaborasi dengan PBB ECOSOC dalam isu kemanusiaan dan lingkungan, dialog antar-agama dan lintas budaya untuk memperkuat moderasi beragama.
Prasetyo Hadi mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam diplomasi luar negeri dan menyampaikan kebijakan baru Permen Nomor 24 Tahun 2025 yang akan mengefektifkan kolaborasi organisasi masyarakat sipil dengan diplomasi eksternal negara.
Andi Faisal Bakti, Anggota LHKI, menambahkan bahwa program Ambassador Talk Muhammadiyah akan diperkuat melalui inisiatif akademik, riset, dan advokasi bersama mitra global.