PLN dan Kemendag Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging untuk Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik
TVMU.TV - PT PLN (Persero) bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) meresmikan operasional Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kementerian Perdagangan. Fasilitas pengisian kendaraan listrik ini diharapkan memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung percepatan transisi energi bersih.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di area parkir Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (5/3). Infrastruktur SPKLU tersebut dibangun dan dioperasikan oleh PLN melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
Fasilitas ini dilengkapi tiga unit Electric Vehicle Direct Current (EVDC) tipe Ultra Fast Chargingdengan total enam konektor pengisian daya. Teknologi pengisian cepat tersebut dirancang untuk memberikan layanan pengisian energi kendaraan listrik secara efisien dan andal bagi pengguna kendaraan listrik di lingkungan kementerian maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
Mendag Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara kementerian dan PLN dalam menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik di lingkungan instansi pemerintah. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong pemanfaatan energi bersih sekaligus mendukung transformasi ekonomi berkelanjutan.
“Keberadaan SPKLU ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pegawai maupun masyarakat sehingga penggunaan kendaraan listrik semakin luas,” ujar Budi Santoso.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pembangunan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung agenda transisi energi nasional. Ia menilai kendaraan listrik memiliki peran penting dalam mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
“Penggunaan kendaraan listrik adalah bagian penting dari transformasi energi menuju sistem yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Darmawan.
Secara keseluruhan, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya hingga kini telah mengoperasikan 683 unit SPKLU di 385 lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut terdiri atas 145 unit Ultra Fast Charging dengan kapasitas di atas 60 kW, 70 unit Fast Charging berkapasitas 25–60 kW, serta 468 unit Medium Charging berkapasitas 22 kW.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, pembangunan SPKLU di kawasan Kementerian Perdagangan menjadi bagian dari upaya PLN memperluas jaringan pengisian kendaraan listrik di pusat-pusat aktivitas masyarakat maupun pemerintahan.
“Kami terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di Kementerian Perdagangan ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara PLN dan pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih,” ujar Andy Adcha.
Dengan penambahan infrastruktur tersebut, pemerintah dan PLN berharap adopsi kendaraan listrik di Indonesia semakin meningkat, sekaligus memperkuat langkah menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.