PLN Tambah Daya Listrik BDx Indonesia, Perkuat Infrastruktur Data Center dan Ekosistem AI Nasional

PLN Tambah Daya Listrik BDx Indonesia, Perkuat Infrastruktur Data Center dan Ekosistem AI Nasional
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin memberikan opening speech dalam acara Upgrading Capacity PT Starone Mitra Telekomunikasi yang disambut dengan tepuk tangan dari seluruh tamu undangan. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bulungan berhasil melakukan energize penambahan daya listrik untuk PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Indonesia), dari sebelumnya 2 x 15.000.000 VA menjadi 2 x 29.900.000 VA. Penambahan kapasitas ini menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap pertumbuhan industri pusat data (data center) dan percepatan transformasi digital nasional.

Peningkatan daya tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan operasional data center BDx Indonesia yang terus meningkat seiring tingginya permintaan layanan digital, komputasi awan, serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Dengan dukungan pasokan listrik berlapis dari PLN, operasional pusat data diharapkan berjalan lebih andal dan mampu menjaga kesinambungan layanan digital bagi pelanggan.

Chief Executive Officer (CEO) BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam penguatan infrastruktur kelistrikan perusahaan.

“Indonesia mengalami pertumbuhan eksponensial untuk menjadi pusat AI utama di Asia dalam 24 bulan terakhir, menempatkan negara ini di garis depan pengembangan teknologi digital. BDx merasa terhormat dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ini. Kami melihat PLN sebagai penyedia listrik yang sangat profesional, responsif, dan berkomitmen. Bahkan dibandingkan dengan beberapa negara lain di Asia Tenggara, kami percaya PLN adalah salah satu yang terbaik. Kami bangga bermitra dengan PLN,” ujar Agus.

Menurut Agus, keandalan pasokan listrik menjadi faktor krusial dalam mendukung ekspansi industri pusat data yang menuntut operasional tanpa gangguan selama 24 jam.

Hal senada disampaikan Director and Chief IT Services Officer PT Lintasarta, Ginandjar Alibasjah. Ia menilai kesiapan infrastruktur kelistrikan merupakan fondasi utama bagi pengembangan ekosistem AI dan digital di Indonesia.

“Kebutuhan AI ke depan akan terus meningkat dan tentunya membutuhkan kesiapan data center serta pasokan listrik yang andal. Kami berharap Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan PLN menjadi bagian penting dalam mewujudkan hal tersebut,” kata Ginandjar.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa PLN terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pelanggan strategis, termasuk sektor pusat data yang kini menjadi tulang punggung ekonomi digital.

“Kepercayaan dan testimoni positif dari pelanggan menjadi motivasi bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Industri data center membutuhkan listrik yang andal, responsif, dan tanpa kedip karena menjadi tulang punggung ekosistem digital saat ini. PLN UID Jakarta Raya siap mendukung kebutuhan pelanggan strategis melalui sistem kelistrikan yang kuat, berlapis, serta layanan yang semakin profesional,” imbuh Andy Adcha.

Pertumbuhan industri pusat data di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat sejalan dengan percepatan digitalisasi di sektor pemerintahan, bisnis, keuangan, hingga layanan publik. Kebutuhan komputasi berbasis AI yang semakin besar juga mendorong permintaan terhadap pasokan energi yang stabil, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui penambahan daya untuk BDx Indonesia, PLN menegaskan komitmennya dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal untuk mendukung pengembangan ekonomi digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan teknologi di kawasan Asia Tenggara.