PLN Dorong Produktivitas Tambak Udang di Bekasi, Program Electrifying Agriculture Tingkatkan Hasil Panen
TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersama PLN Electricity Services (PLN ES) mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui program Electrifying Agriculture di Desa Samudra Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026). Program tersebut memberi dampak langsung bagi kelompok petambak udang binaan Laznas Syarikat Islam melalui peningkatan hasil produksi yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Program ini menggabungkan dukungan kelistrikan, pendampingan budidaya, serta penguatan sarana produksi berbasis listrik. Kehadiran infrastruktur kelistrikan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi operasional tambak, khususnya pada sistem aerasi, sirkulasi air, dan aktivitas budidaya yang membutuhkan pasokan energi stabil.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Nayu Kulsum, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini, Direktur Penghimpunan dan Kerja Sama Laznas Syarikat Islam Eko Kurnia Saputra, Sekretaris Perusahaan PLN ES Aep Saepudin, Manager PLN UP3 Marunda Suzana Zein, serta masyarakat Desa Samudra Jaya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Nayu Kulsum, mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan sektor perikanan daerah. Menurutnya, manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh kelompok petambak.
“Saya mewakili Bapak Bupati selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan kepada kelompok budidaya peternak udang di Samudra Jaya ini. Bantuan ini telah dirasakan langsung oleh para petambak melalui peningkatan hasil produksi, yang pada akhirnya secara nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nayu.
Secara terpisah, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa program Electrifying Agriculture merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang memberi nilai tambah pada sektor produktif masyarakat.
“Program Electrifying Agriculture ini menjadi bukti bahwa listrik tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran listrik mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para petambak,” kata Andy.
Dari sisi infrastruktur, PLN UP3 Marunda memastikan pasokan listrik tersedia hingga lokasi tambak. Manager PLN UP3 Marunda, Suzana Zein, menjelaskan bahwa dukungan teknis yang diberikan meliputi sambungan listrik baru dan pembangunan jaringan distribusi.
“PLN UP3 Marunda mendukung penuh program ini melalui penyediaan listrik dengan pasang baru daya 7.700 VA, termasuk pembangunan jaringan berupa 12 tiang beton dan sekitar 300 meter kabel untuk menjangkau lokasi tambak,” jelas Suzana.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN ES juga memberikan pelatihan dan pendampingan budidaya agar pemanfaatan energi listrik dapat berjalan optimal. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat kapasitas petambak dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.
Kabupaten Bekasi sendiri merupakan salah satu wilayah pesisir di Jawa Barat yang memiliki potensi pengembangan budidaya perikanan tambak. Pemanfaatan teknologi kelistrikan di sektor ini dinilai dapat menekan biaya operasional, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat daya saing usaha perikanan rakyat.