The 1st Muhammadiyah Games 2026 Ditutup, Jawa Tengah Raih Juara Umum
TVMU.TV - Ajang olahraga nasional The 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi ditutup pada Sabtu (23/5) setelah mempertemukan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kompetisi yang mempertandingkan 122 nomor pertandingan itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah keluar sebagai juara umum dengan raihan total 202 medali.
Muhammadiyah Games 2026 diikuti sebanyak 2.253 peserta yang terdiri atas 1.953 atlet dan 300 peserta Senam Anak Indonesia Hebat. Kompetisi berlangsung di sejumlah venue di Yogyakarta, Surakarta, dan Purwokerto dengan mempertandingkan enam cabang olahraga, yakni pencak silat, atletik, panahan, bulu tangkis, bola voli indoor, dan tenis meja.
PWM Jawa Tengah mendominasi klasemen akhir dengan perolehan 59 medali emas, 55 perak, dan 88 perunggu. Posisi kedua ditempati PWM Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 23 emas, 25 perak, dan 25 perunggu atau total 73 medali. Sementara itu, Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan raihan 11 emas, 14 perak, dan 16 perunggu.
Dominasi Jawa Tengah juga terlihat di sejumlah kategori pendidikan. Pada jenjang sekolah dasar, SD Muhammadiyah 2 Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi juara umum dengan raihan dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Di posisi berikutnya terdapat MI Muhammadiyah Al Tanbih dari Jawa Tengah dan SD Muhammadiyah Condongcatur, DI Yogyakarta.
Pada kategori SMP, MTs Muhammadiyah Batang, Jawa Tengah, dan MTs Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta sama-sama meraih empat medali dengan komposisi berbeda. Sementara itu, MTs Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menempati posisi ketiga.
Di jenjang SMA/SMK, SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, Jawa Tengah, tampil sebagai yang terbaik dengan perolehan empat emas, tiga perak, dan dua perunggu. Posisi berikutnya ditempati SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta dan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo.
Adapun pada kategori perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih gelar juara umum setelah mengumpulkan tujuh emas, satu perak, dan satu perunggu. Universitas Muhammadiyah Purwokerto berada di peringkat kedua, sedangkan Universitas Muhammadiyah Jakarta menempati posisi ketiga.
Untuk cabang pencak silat Tapak Suci, Pimda Banjarnegara dari Jawa Tengah menjadi yang paling dominan dengan raihan 10 emas, empat perak, dan lima perunggu atau total 19 medali. Posisi berikutnya ditempati Pimda Samarinda dan Pimda Purbalingga.
Sepanjang pelaksanaan Muhammadiyah Games 2026, total 373 medali diperebutkan, terdiri atas 112 emas, 112 perak, dan 149 perunggu.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut. Menurutnya, Muhammadiyah Games tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda Muhammadiyah.
“Muhammadiyah Games ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda yang unggul, berakhlak, dan berjiwa persaudaraan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan semangat seluruh kontingen yang telah menjadikan ajang ini sukses luar biasa,” ujarnya dalam sambutan penutupan.
Ia berharap Muhammadiyah Games dapat terus menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat sportivitas, ukhuwah, dan pengembangan potensi generasi muda Muhammadiyah di bidang olahraga.