UMJ Terima Kunjungan Unpatti Bahas Penguatan Pembinaan Mahasiswa MTQ
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menerima kunjungan dari Universitas Pattimura (Unpatti) di Gedung Civilization Center UMJ, Rabu (03/12/2025). Kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mempelajari pengalaman UMJ dalam membina mahasiswa menghadapi kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Wakil Rektor IV UMJ, Dr. Septa Candra, S.H., M.H., menyambut hangat kedatangan delegasi Unpatti dan menegaskan bahwa UMJ selalu membuka ruang kerja sama untuk peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu fokus utama Unpatti adalah mempelajari pola pembinaan MTQ di UMJ, terutama melalui Quran Learning Center yang selama ini menjadi pusat pengembangan kompetensi keagamaan mahasiswa.
“Mereka ingin mempelajari bagaimana pola pembinaan yang kami terapkan sehingga dapat membantu mereka mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti perlombaan MTQ tingkat nasional,” ujar Septa.
Ia menjelaskan bahwa UMJ dan Unpatti berencana menindaklanjuti pertemuan ini melalui penandatanganan MoU serta pendampingan pelatih dari UMJ untuk membantu penguatan pembinaan MTQ di Unpatti. Pendampingan mencakup berbagai cabang, mulai dari hafalan Al-Qur’an, tilawah, hingga syarhil Qur’an.
Wakil Rektor III Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menuturkan bahwa kunjungan ini didasari keinginan Unpatti untuk belajar langsung dari pengalaman UMJ dalam mempersiapkan mahasiswa mengikuti kompetisi keagamaan.
Ia mengakui bahwa banyak perguruan tinggi menjadikan Muhammadiyah sebagai rujukan dalam pengembangan pendidikan yang berkarakter.
“Muhammadiyah sangat baik dalam pengalaman pendidikan dan kemampuan mahasiswanya. Luar biasa bahwa ada pendidikan dengan fondasi keagamaan, namun tetap terbuka menerima siapa pun untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.
Nur Aida menambahkan bahwa Unpatti memerlukan pendampingan untuk memperkuat kegiatan MTQ serta sistem pembinaan mahasiswa. Ia juga menyampaikan rencana untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua universitas.
“Kami berencana, setelah kembali, saya akan sampaikan kepada Pak Rektor bahwa kemungkinan kami akan kembali lagi untuk menandatangani MoU. Selanjutnya diikuti PKS dan kerja sama pada tingkat program studi. Insya Allah ke depannya pasti akan dilaksanakan,” tutupnya.