UMSU, PLN, dan BMM Kolaborasi Kembangkan Pemanfaatan Limbah FABA untuk Konstruksi Ramah Lingkungan

UMSU, PLN, dan BMM Kolaborasi Kembangkan Pemanfaatan Limbah FABA untuk Konstruksi Ramah Lingkungan
UMSU bersama PLN UPT Medan dan Baitulmaal Muamalat (BMM) menyelenggarakan seminar ilmiah bertema "Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk Material Konstruksi" di Auditorium Kampus Utama UMSU, Rabu (29/10). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama PT PLN (Persero) UPT Medan dan Baitulmaal Muamalat (BMM) menyelenggarakan seminar ilmiah bertema "Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk Material Konstruksi" di Auditorium Kampus Utama UMSU, Rabu (29/10).

Arif Putra Utama, Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN UPT Medan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"FABA yang saat ini sudah dinyatakan sebagai limbah Non B3 kami manfaatkan dalam bahan campuran pengerasan jalan. Sehingga yang awalnya limbah memiliki nilai kebermanfaatan," jelasnya.

Melvi Marlabayana selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, menyambut baik kolaborasi ini.

"Kegiatan ini bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kota Medan dengan para pemangku kepentingan di bidang energi dan infrastruktur," ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Arifin selaku Wakil Rektor I UMSU, berharap seminar ini dapat ditindaklanjuti dengan penelitian lebih lanjut.

"Saya berharap dari seminar ilmiah terkait pemanfaatan FABA ini, bisa menjadi keseimbangan untuk menghindari data-data yang konstruktif," ucapnya.

Budi Syahputra, Kepala Perwakilan BMM Sumatera Utara, memaparkan hasil implementasi pemanfaatan FABA.

"Itu telah kita gunakan dan terbukti dari penggunaan FABA pada di Lingkungan 27 Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli," jelasnya mengenai penggunaan FABA sebagai bahan campuran pengerasan jalan.

Seminar ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah industri menjadi material konstruksi yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.