BPKH-Kemendikdasmen Salurkan 8.000 Perlengkapan Salat untuk Difabel dan Dhuafa
TVMU.TV - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah dalam kegiatan Ramadan Ceria bersama 1.000 difabel dan dhuafa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Jakarta, Sabtu (15/3).
Partisipasi BPKH dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memperluas manfaat dana kemaslahatan serta berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan.
Dalam kegiatan itu, BPKH menyerahkan 8.000 perlengkapan salat bagi para peserta serta 1.000 Al-Qur’an dan Iqra braille untuk anak-anak penyandang disabilitas. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah sekaligus memudahkan akses belajar Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas.
Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya BPKH untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap bantuan Al-Qur’an braille yang diberikan dapat membantu para penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, agar tetap dapat membaca dan mempelajari Al-Qur’an dengan lebih mudah.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Ramadan Ceria yang dinilai memberikan banyak inspirasi dan pelajaran berharga. Menurutnya, kehadiran anak-anak difabel dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kemandirian, keteguhan hati, serta optimisme dalam menghadapi masa depan.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan Ramadan Ceria juga dirangkaikan dengan peluncuran program PijatMu, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang melibatkan penyandang tunanetra agar lebih mandiri secara ekonomi.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga melepas program Mudik Ramah Disabilitas yang diselenggarakan bersama Kemendikdasmen serta MPKS PP Muhammadiyah. Program ini dirancang untuk memberikan fasilitas perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi penyandang disabilitas selama masa mudik Lebaran.
Kegiatan Ramadan Ceria kemudian ditutup dengan tausiah oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, yang mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemberdayaan dan inklusi sosial bagi penyandang disabilitas sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat dhuafa di bulan suci Ramadan.