Dadang Kahmad: Dakwah Kultural Kunci Pelestarian Budaya Lokal
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menegaskan komitmen organisasi dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia yang selaras dengan nilai-nilai Islam.
Dalam tulisannya di Majalah Suara Muhammadiyah Edisi 19 Tahun 2025, Dadang menyoroti pentingnya pendekatan dakwah kultural di tengah masyarakat.
"Karena agama bisa berkembang di tengah budaya lokal di tempat agama itu berada," tulis Dadang, menekankan simbiosis mutualisme antara agama dan budaya.
Menurut Dadang, Muhammadiyah melalui Lembaga Seni Budaya (LSB) aktif mendorong warganya terlibat dalam pelestarian nilai-nilai luhur budaya lokal.
Dadang menjelaskan bahwa kesenian tradisional dimanfaatkan sebagai media dakwah efektif.
"Mereka melihat budaya sebagai bagian dari identitas bangsa yang perlu dijaga dan dilestarikan," jelasnya, seraya menekankan pentingnya menyelaraskan nilai Islam dengan budaya lokal tanpa mengorbankan kemurnian akidah.
Lebih jauh, Dadang menyoroti visi masjid sebagai pusat peradaban. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi episentrum kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya yang memberdayakan masyarakat.
Mengutip Surah Al-Hujurat ayat 13, Dadang menegaskan pentingnya menghargai keberagaman.
"Agama dipersepsi suatu masyarakat melalui kaca mata budayanya. Jika sesuatu agama berbeda jauh dengan karakter budaya lokal maka agama tersebut akan susah berkembang," tulisnya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen Muhammadiyah sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga faith (keyakinan), tetapi juga melestarikan budaya bangsa dalam upaya membangun peradaban Indonesia yang berkemajuan.