Listrik Andal, Warga Jakarta Nikmati Idulfitri 2026 Tanpa Gangguan
TVMU.TV - Pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting di balik lancarnya perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta hingga H+2 Lebaran. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kebutuhan listrik masyarakat terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, sehingga aktivitas ibadah, silaturahmi, dan rekreasi berjalan tanpa hambatan.
Sejak awal Ramadan hingga puncak Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026, PLN UID Jakarta Raya menjaga stabilitas sistem kelistrikan di wilayah ibu kota. Hal ini memungkinkan masyarakat menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari malam takbiran, salat Idulfitri, hingga berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
Data PLN menunjukkan beban puncak listrik pada Idulfitri 2026 mencapai 3.886 megawatt (MW), meningkat 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, daya mampu pasok tercatat sebesar 10.997 MW, sehingga kondisi sistem berada dalam status aman.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung kebahagiaan masyarakat saat Lebaran.
“Di momen Lebaran, listrik memiliki peran penting dalam menghadirkan kehangatan—mulai dari penerangan saat berkumpul bersama keluarga hingga mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Alhamdulillah, kami dapat menjaga keandalan tersebut sehingga masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujarnya.
Untuk memastikan keandalan tersebut, PLN menyiagakan berbagai infrastruktur pendukung, antara lain 3 unit genset, 61 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 58 unit Uninterruptible Power Supply (UPS). Selain itu, tersedia 17 posko siaga dan 6 posko mudik guna merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.
PLN juga memastikan kesiapan 673 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Jabodetabek, sehingga pengguna kendaraan listrik tetap dapat beraktivitas selama periode Lebaran.
Andy menambahkan, kesiapan ini didukung oleh personel yang bersiaga penuh selama 24 jam.
“Petugas kami selalu bersiaga di lapangan maupun di command center selama 24 jam. Ini adalah bentuk komitmen PLN untuk selalu hadir melayani masyarakat, terutama di momen penting seperti Lebaran,” tambahnya.
Apresiasi terhadap kinerja PLN juga datang dari kepolisian. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, selaku Kepala Operasi Daerah Ketupat Jaya 2026, menyatakan bahwa pasokan listrik yang stabil turut mendukung kelancaran pengamanan Lebaran.
“Kami mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri. Dukungan listrik yang stabil sangat membantu kelancaran pengamanan, khususnya di titik-titik keramaian dan jalur mudik,” ujarnya, Selasa (24/3).
Selama periode 14 hingga 28 Maret 2026, PLN mengerahkan 2.148 personel yang disebar di berbagai lokasi vital, seperti kawasan transportasi, pusat perbelanjaan, hingga objek strategis nasional, termasuk Masjid Istiqlal dan Istana Merdeka. Pemantauan juga dilakukan di 519 masjid untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan khusyuk tanpa gangguan listrik.
Pemprov DKI Jakarta turut memberikan apresiasi. Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Pemprov DKI Jakarta, Ali Maulana, menilai keandalan listrik sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Keandalan listrik selama Idulfitri sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari pelaksanaan ibadah hingga momen kebersamaan keluarga dapat berjalan dengan nyaman dan khusyuk,” ujarnya, Rabu (25/3).
Selain itu, PLN menyediakan layanan melalui aplikasi PLN Mobile dan contact center 123 untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kelistrikan kapan saja.
Dengan sistem yang andal dan dukungan penuh personel di lapangan, PLN UID Jakarta Raya berhasil memastikan perayaan Idulfitri 2026 berlangsung terang, aman, dan penuh kenyamanan bagi masyarakat.